oleh

Warga Menangis dan Mengeluh Pelayanan Rumah Sakit, DPRD Sulut Akan Tindaklanjuti Kalau Ada Laporan

KOMENTAREN.NET- Beberapa pekan terakhir, warga terus mengeluh dan  menangis terkait pelayanan kesehatan di sejumlah Rumah Sakit apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 di media sosial baik Facebook dan instagram.

Hingga saat ini belum ada tindakan nyata dari legislator Sulut yang mengaku sebagai wakil rakyat memanggil pihak terkait seperti Rumah Sakit dan Dinas Kesehatan untuk melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Dikonfirmasi sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD Sulut, Billy Lombok SH mengatakan bahwa DPRD Sulut membuka ruang bagi pihak keluarga atau masyarakat untuk melaporkan hal-hal yang jika merasa dirugikan terkait pelayanan dari rumah sakit dan Faskes.

“Kita terbuka, masyarakat atau keluarga silahkan menghubungi DPRD apabila ada hal-hal yang ingin disampaikan, dan seketika itu juga kita bisa langsung menghubungi satgas COVID-19 atau tempat tempat yang menangani COVID-19 ataupun penyakit penyakit umum lainnya,” tegas Lombok, Kamis (05/08).

Dikatakannya bahwa, masalah COVID-19 merupakan masalah bersama sehingga dibutuhkan perhatian serius dari semua stakeholders yang ada.

“Nah kita bangga tentunya pihak keluarga ada keberanian untuk mempublikasikan apa yang sedang terjadi dan dialami dalam pelayanan Faskes. Nah tentunya harus ada evaluasi menyeluruh di semua bidang. Dan bagi saya sendiri sudah sangat kuat menyuarakan ketika memberikan kritis pedas terhadap Dinkes dalam penanganan COVID-19 dan juga pada pelayanan kesehatan lainnya,” sambung Politisi muda potensial itu.

Lombok juga mendorong dengan tegas agar Rumah Sakit atau Faskes lainnya dapat melakukan audit medis agar hal ini tidak terus menerus terjadi.

“Nan khusus kejadian yang terjadi yang kita lihat di medsos dan melalui pengaduan masyarakat, kita dorong dengan tegas agar ada evaluasi rekam medis, agar ada audit medis terhadap apa yang sedang terjadi di rumah sakit atau di faskes lainnya. Namun masalahnya, kita juga belum menerima laporan dari Dinkes ataupun rumah sakit tentang apa yang sedang terjadi. Nah ini kita perlu keterbukaan. Jadi kesimpulannya, kami sudah menyampaikan ini ke komisi IV agar segera ditindaklanjuti. Tentu sebagai pimpinan ini hal yang sangat miris terjadi ketika ada hal-hal yang terjadi di faskes terus seolah-olah ini terjadi terus menerus, nah ini tidak boleh terjadi,” tandasnya.

Ketua Komisi IV, Braien Waworuntu saat diminta tanggapan melalui Whatsapp enggan berkomentar lebih.

Wakil Ketua Komisi IV, Careig Naichel Runtu (CNR) berjanji akan menindaklanjuti hal tersebut.

Salah satu Anggota Komisi IV, Melky Jakhin Pangemanan (MJP) mengatakan meski bekerja dari rumah, dirinya tetap memperhatikan aduan dan aspirasi masyarakat.

“Kalau ada aspirasi yang masuk langsung disampaikan ke pihak terkait. Bisa cek ke pimpinan komisi,”kata MJP.(mon)