oleh

Umat Kristen di Wuhan Keluar Jalan Bagikan Masker

PADA hari Minggu pagi, ketika kematian akibat virus korona mencapai 811 kasus, melampaui SARS, dan jumlah infeksi yang dikonfirmasi naik menjadi 37.198 di sebagian besar di provinsi Hubei, sekelompok umat warga gereja tanpa takut keluar jalan dan membagikan masker.

Tak hanya itu, mereka juga turut mendengungkan tentang kasih Kristus di jalan-jalan di kota Wuhan, pusat bencana luar biasa terkait virus mematikan.

“Mereka sangat berani,” ungkap Koresponden Christian Broadcasting Network’s Asia, Lucille Talusan dilansir Christianpost.com. “Mereka memberikan masker dan mereka berkata bahwa mereka adalah orang Kristen yang datang berbagi kasih Kristus dan menunjuk kepada Yesus untuk membawa harapan kepada mereka dan keluarga mereka dan seluruh Tiongkok. Ini benar-benar terobosan. “

Menurut mereka, sebagai orang Kristen, mereka tidak hanya menderita bersama orang-orang di kota ini (Wuhan), tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk berdoa bagi orang-orang di kota yang takut kini dalam ketakutan, dan untuk membawa kepada mereka kedamaian Kristus.

“Ketika bencana menimpa kita, itu hanyalah suatu bentuk kasih Tuhan. Diucapkan untuk hari ini, wabah penyakit Wuhan tidak dapat memisahkan kita dari kasih Kristus, cinta ini ada di dalam Tuhan kita Yesus Kristus,” kata mereka. Kalangan pendeta setempat juga meminta agar umat Kristen di dunia turut menopang dengan doa pergumulan yang sedang dialami 11 juta warga Wuhan dan Cina pada umumnya. (tcp)