oleh

Totalitas Pemberian Diri Seorang Joune Ganda

POLTISI yang satu ini tergolong muka baru di PDI Perjuangan Sulawesi Utara (Sulut). Namun hebatnya, nama Joune Ganda terus melejit. Pamor Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPD PDIP Sulut ini tak hanya di kalangan politisi, namun mengundang simpati di tengah masyarakat Sulawesi Utara.

Tak heran jika sosok pengusaha nasional yang juga big boss Rae Waya Group ini disebut-sebut sebagai calon kuat Bupati Minut 2020-2024 yang akan diusung PDIP. Pengakuan itu datang langsung dari Ketua DPD PDIP Sulut yang juga Gubernur Sulut, Olly Dondokambey. “Survey Joune Ganda tertinggi,” aku Olly.

Apa yang membuat pria murah senyum ini menjadi the rising star? Joune Ganda telah berbuat terlebih dahulu. Dia membuktikan komitmennya yang tulus untuk membangun daerah, bahkan jauh hari sebelum hinggar binggar Pilkada ditabuh.

Bukti sahihnya adalah ketika Joune membangun Rae Waya Hills di Minahasa Utara dan Raewaya Resort di Kasuari, Kota Bitung.   “Ide pembuatan Raewaya Hills itu pertama karena melihat di Minut belum ada lokasi pariwisata yang mengeksploitasi keindahan pemandangan di pegunungan, dan lokasi Raewaya hills setelah saya berkali-kali merasakan suasana di lokasi tersebut, ternyata sangat cocok untuk dibuat tempat wisata yang bisa menghadirkan suasana pegunungan dengan pemandangan yang indah,” ungkapnya kepada wartawan www.komentaren.net.

Sedangkan Raewaya Resort di Kasawari, lanjutnya, karena dia terinspirasi di Bali yang memiliki beberapa tempat wisata di pinggir laut dengan pemandangan laut yang indah, sehingga Joune Ganda pun menggagas Raewaya Resort sebagai lokasi yang sangat cocok untuk dibuat tempat wisata dengan pemandangan laut Bitung yang eksotik.

Baginya, itu semua dilakukan demi menopang pariwisata Sulut, sekaligus memberi kontribusi dan mendukung program Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang telah berusaha keras memajukan pariwisata Sulut sehingga mendunia seperti sekarang ini.

Tak hanya di pariwisata, Joune Ganda juga ikut mendukung berbagai program pemerintah daerah di berbagai bidang, baik perekonomian, agama bahkan di bidang olahraga. Tangan dinginnya mampu memberi sentuhan menakjubkan. Lihat saja Bridge Sulut di tangannya kembali bangkit lewat prestasi demi prestasi. Joune Ganda tak sekadar mengolah manajemennya, namun turut menghadirkan fasilitas representatif.

Sejumlah kalangan menilai, apa yang ditabur seorang Joune Ganda memperlihatkan keinginanya yang tulus untuk membantu membangun daerah sebagai warga Sulawesi Utara dari Minahasa Utara. “Kalau hanya untuk maju Pilkada Minut, pasti Pak Joune Ganda hanya konsentrasi untuk membangun di Minut. Tapi beliau juga berinvestasi di Bitung dan membantu masyarakat dan pemda daerah lain,” ungkap Roy Maramis dan sejumlah warga lainnya.   

Menariknya, meski memiliki reputasi sebagai seorang pengusaha kelas nasional, bahkan internasional, namun Joune Ganda memiliki figur yang merakyat dan selalu terbuka terhadap masukan dan aspirasi. Dia bahkan menyambut dengan tangan terbuka bagi siapa saja yang ingin menjumpainya.

Filosofinya sederhana namun sangat membumi. Bagi dia sebagai seorang yang sudah berhasil dan mapan secara ekonomi, kini waktunya untuk memberikan diri bagi sesame, bagi masyarakat Sulawesi Utara. Dan dia tak sekadar janji. Joune Ganda langsung berbuat.

Maka tak heran jika asa masyarakat Sulut, terlebih khusus Minahasa Utara, kini sangat mengharapkan putera Kaima ini lebih diberikan peran di pemerintahan sebagai seorang top eksekutif. Pilkada 2020 adalah momentum yang tepat untuk mempertemukan aspirasi masyarakat dan keinginan Joune Ganda dalam komitmennya membangun, terutama di Minahasa Utara. Ada kata mutiara yang menyebutkan “janji merupakan sebuah hutang yang harus dibayar”. Namun sedikit politisi yang mampu menepatinya ketika sudah merasakan enaknya kursi empuk kekuasaan. Namun bagi Joune Ganda, bukan lagi janji yang dia tebar, namun langsung lewt karya yang kini sudah dirasakan manfaatnya bagi masyarakat dan bagi daerah tercinta ini. Itulah totalitas pemberian diri seorang Joune Ganda. (rik/*)