oleh

Tips Orangtua Mencegah Anak Terjebak Prostitusi Online

PROSTITUSI online makin merebak dewasa ini. Bahkan baru-baru ini, Polres Tomohon berhasil menguak adanya prostitusi online yang melibatkan anak remaja 14 tahun. Orangtua perlu berperan aktif guna mencegah anak terjebak prostitusi online.

Orangtua haru lebih waspada terhadap prostitusi dunia maya ini. Pola asuh orangtua dan lingkungan memiliki andil pada perkembangan anak di masa depan.

Seperti dilansir popmama.com, ada lima hal 5 hal yang perlu dilakukan orangtua untuk mencegah prostitusi online yang kini marak.

1. Berikan kasih sayang sebanyak mungkin pada anak

Seperti dilansir bellefairejcb.org, hal yang paling butuhkan anak dari orangtuanya adalah kasih sayang. Itulah kebutuhan utama yang harus orangtua penuhi pada anak. Dengan memenuhi kebutuhan tersebut, anak pun akan merasa tercukupi, sehingga ia tidak terlalu membutuhkan kasih sayang lagi dari orang lain.

Tak hanya itu, kasih sayang yang dirasakan oleh anak sejak kecil pun juga akan terkenang hingga ia dewasa nanti. Hal tersebutlah yang akan menjadi tameng baginya ketika ada pengaruh buruk dari luar.  Bertolak belakang, jika ia merasa kasih sayang dari orangtuanya tidak cukup, maka biasanya anak akan mencari perlindungan dari orang lain. Bisa dari orang yang tepat, namun tak jarang juga anak justru terjerumus pada rayuan orang yang tidak bertanggung jawab.

2. Jauhkan pengaruh pornografi dari anak

Salah satu penyebab utama lainnya dari kasus prostitusi anak adalah dampak pornografi. Anak yang sudah terpapar oleh pornografi rata-rata memiliki tingkat libido yang lebih tinggi. Pasalnya, ia akan memiliki imajinasi yang lebih liar daripada anak pada umumnya. Jika salah menanggapinya, bisa saja ia terjerumus pada kasus prostitusi. Maka dari itu, awasilah terus anak mama. Tidak dengan mengekangnya, namun dengan menjadikan diri Mama sebagai teman baginya. Dengan begitu, ia pun akan lebih leluasa dan nyaman untuk bercerita pada Mama.

3. Hindari prilaku hedonisme pada anak.

Tak dapat dipungkiri, dengan kemudahan teknologi dan tuntutan sosial, anak-anak masa kini jauh lebih konsumtif dari anak-anak terdahulu. Sifat konsumtif tersebutlah yang membentuk prilaku hedonisme pada anak. Tak hanya menghabiskan uang tanpa kontrol dan tanggung jawab, perilaku hedonisme juga akan terus menuntut dirinya agar ia dapat memenuhi hasrat yang diinginkan. Jika sudah begini, ia kan terus bergantung pada uang. Tolak ukur kebahagiaannya hanyalah sebatas uang yang ia miliki. Jika sudah begini, jalan pintas seperti prostitusi lah yang bisa jadi pilihan lain untuk ia tempuh.

4. Pupuk dengan pendidikan

Dilansir dari nzdl.org, cara lain untuk mencegah anak terjerumus pada prostitusi adalah dengan memupuknya dengan pendidikan. Seperti yang kita tahu, pendidikan dan kemampuan yang anak miliki mampu membuka jalurnya untuk mendapatkan taraf hidup yang lebih mumpuni. Dengan begitu, kemungkinan anak untuk terjerumus pada prostitusi pun lebih kecil, dibandingkan dengan anak yang tidak memiliki pendidikan dan kemampuan yang baik. Maka dari itu, pupuklah anak dengan pendidikan dan kemampuan yang ia minati sebagai bekal masa depannya nanti.

5. Perdalam dengan ilmu agama.

Langkah terakhir merupakan langkah yang paling dahsyat untuk dilakukan. Pasalnya, setiap agama pasti mengajarkan hal-hal yang baik pada umatnya. Maka dari itu, melalui ilmu agama pula lah Mama dan Papa dapat mencegah anak untuk terjerumus pada lembah prostitusi. Nasihat sehari-hari yang dapat orangtua ambil dari berbagai kutipan ayat juga dapat menjadi pedoman bagi anak agar tidak melakukan hal-hal negatif.

Jangan sampai terlambat, didik dan pupuklah anak sejak dini agar kelak ia menjadi anak yang berguna. (sbr/*)