oleh

Tersangka Penikaman di SMU St. Thomas Aquino Ternyata Terlibat Kasus Curanmor

Manado – Tim Macan bersama Tim Paniki Polresta Manado berhasil meringkus pelaku penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) terhadap Abdul Kadir Kombaitan (18), warga Kelurahan Ranotana Weru Lingkungan I Kecamatan Wanea.

Pelaku yakni EYS alias Erik (18) warga Kelurahan Malalayang Dua Lingkungan IV Kecamatan Malalayang. Lelaki yang diketahui seorang driver ojek online (ojol) ini diringkus di Kelurahan Karombasan Utara Kecamatan Wanea, tepatnya di Kost Pink. Jumat (15/03) kemarin.

Menurut informasi yang dirangkum, peristiwa itu berawal saat pelaku bertengkar dengan pacarnya di Kelurahan Kleak Kecamatan Malalayang, di jalan Santo Joseph depan SMU st. Thomas Aquino. Lalu membanting helm miliknya kemudian pelaku keluar gerbang dengan menggunakan sepeda motor.

Nah, saat pelaku keluar gerbang, dirinya hendak menabrak korban yang sedang berdiri di depan gerbang. Lalu korban menegur pelaku agar membawa sepeda motor pelan pelan. Namun teguran dari pelaku membuat tersangka pelaku marah dan memanggil korban untuk berkelahi.

Kemudian tiba tiba pelaku mencabut sajam jenis pisau badik dan langsung menikam korban di bagian pinggang sebelah kiri. Sontak korban langsung terjatuh bersimbah darah. Sementara pelaku usai melakukan aksinya, pergi meninggalkan lokasi kejadian.

Berdasarkan laporan tersebut, tim ujung tombak Polresta Manado ini langsung bergerak ke lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan dari saksi saksi. “Setelah diketahui identitas pelaku, kami langsung bergerak mencari keberadaan pelaku. Alhasil pelaku dapat kami ringkus di kost pink dekat lampu merah pasar Karombasan bersama barang bukti pisau yang digunakan pelaku untuk melakukan penganiayaan,” ujar Katim Dua Macan Polresta Manado, Aipda Denny Roinwowan.

Selanjutnya pelaku bersama barang bukti digiring ke Mapolresta Manado untuk proses lebih lanjut.

Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel melalui Kasubag Humas Iptu Tommi Oroh membenarkan adanya peristiwa tersebut, “saat ini pelaku sedang dilakukan pengembangan oleh tim macan terkait kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor),” pungkasnya. (All)