oleh

Terpanggil Berkontribusi bagi Daerah, Kelompok Pemuda Nusa Utara Deklarasikan Organisasi IKP

Minahasa, Komentaren.net – Kelompok Pemuda dan mahasiswa asal Sangihe, Sitaro dan Talaud mendeklarasikan sebuah gerakan pemuda yang bernama Ikatan Kekeluargaan Pemuda Nusa Utara (IKP Nusa Utara) di Tondano, Kabupaten Minahasa, Kamis (2/9/2021).

Pendiri IKP Nusa Utara, Sandra Refli Medawo, mengatakan acara deklarasi IKP Nusa Utara dilakukan secara sederhana dengan mematuhi protokol kesehatan (Prokes,red). sehingga perlu mematuhi keputusan pemerintah.

“Deklarasi kami lakukan secara sederhana mengingat saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19,” ungkap Sandra Refli Medawo.

Pemuda yang biasa dipanggil Ka Andra ini mengungkapkan, IKP Nusa Utara hadir karena dorongan dari pemuda dan mahasiswa akan perlunya sebuah organisasi yang dapat menampung aspirasi mereka, dalam mengembangkan jiwa dan skill kepemimpinan, selain itu juga untuk menjembatani komunikasi pemuda dengan Pemerintah Daerah dan memperjuangkan pemerolehan pendidikan dan pekerjaan bagi pemuda.

“Organisasi ini berdiri karena dorongan mahasiswa dan pemuda. Sehingga ada gerak langkah bersama untuk berkontribusi membangun Nusa Utara lebih baik lagi,” imbuhnya.

Presiden Mahasiswa Unima periode 2013-2014 ini menambahkan, meskipun baru dideklarasikan pada 2 september lalu, namun animo pemuda untuk bergabung sangat besar. Terbukti hingga hari ini, sudah ada ratusan pemuda yang mendaftarkan diri.

“Sejak dideklarasikan pada 2 September lalu, sudah hampir 200 pemuda asal Nusa Utara yang telah menyatakan diri bergabung dengan IKP Nusa Utara, baik yang berada di Sangihe, Sitaro, Talaud, Manado, Bitung, Minahasa, dan Minahasa Utara,” kata Andra.

Setelah deklarasi, lanjut Andra, IKP Nusa Utara akan fokus pada pendaftaran anggota, pembenahan struktur dan pelantikan. Alumnus program Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) inipun mengajak para pemuda asal Nusa Utara dimanapun berada untuk bergabung ke dalam organisasi ini.

“Kami mengajak mahasiswa dan pemuda Nusa Utara, baik yang berasal dari Sangihe, Sitaro dan Talaud maupun yang berdomisili di wilayah Sulawesi Utara, dan pemuda dari berbagai latar belakang untuk bergabung bersama kami. Kita semua dapat berkontribusi untuk membangun Nusa Utara,” pungkasnya.

Diketahui, kegiatan yang dihadiri 9 pemuda tersebut diikuti juga oleh beberapa perwakilan pemuda lainnya asal Nusa Utara melalui video call Whatsapp, dimana sebelum deklarasi, terlebih dahulu dilakukan diskusi terkait perkembangan Nusa Utara, mulai dari bagaimana gerakan pemuda sekarang ini, pendidikan, sosial-politik, budaya dan ekonomi serta kesejatheraan pemuda. Selanjutnya dilakukan pernyataan bersama bersama terkait berdirinya organisasi ini dari beberapa pemuda yang hadir.(nes)