oleh

Tahun Berganti, Kerja Keras Personil Polri Patut Diapresiasi


(Oleh : Lexie Kalesaran)

Karja keras dan upaya tak mengenal waktu dan lelah telah ditunjukkan institusi dan personil Polri di semua tingkatan/jajaran selang tahun 2020.
Tak hanya operas/kegiatan rutin dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dilakukan dengan semangat Promoter (profesional, modern dan terpercaya) tapi juga humanis ditunjukkan personil Polri baik yang laki-laki (polki) maupun yang perempuan (polwan).
Dengan semangat yang sama (promoter dan humanis), mereka (personil Polri) melakukan perintah/edaran/maklumat pimpinan (mulai dari Mabes, Polda, Polres/tabes/ta hingga Polsek).
Tantangan besar dan kompleks di tahun 2020 yakni Pilkada Serentak pada sembilan Provinsi dan 261 Kabupaten/Kota di Indonesia termasuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut serta tujuh Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota, pandemi covid-19 serta momen Nataru (Natal dan Tahun Baru) tak membuat personil Polri lengah, lalai, abai dan lain sebagainya.
Tak putus hari dan waktu serta tak kendor semangat dan tekad untuk memberikan terbaik bagi bangsa dan negara.
Acapkali waktu untuk keluarga jadi terbatas, pengeluaran jadi bertambah tak menyurutkan semangat dan karya pengabdian.
Mereka tunduk dan taat pada perintah/instruksi pimpinan dengan penuh loyalitas dan dedikasi. Mereka melaksanakan tugas dengan sukacita dan tanpa mengeluh.
Promoter dan humanis menjadi pelecut semangat mengabdi, melayani bagi kepentingan negara dan bangsa.
Tak jarang pula personil Polri mengeliuarkan dana pribadi atau bergotongroyong bersama personil lainnya untuk membantu warga terdampak covid-19 seperti pemberian sembako atau membagikan masker acara gratis.
Di tahun 2020 ada sejumlah penugasan (di samping tugas pokok) yang dilakukan untuk menindaklanjuti perintah/edaran/maklumat pimpinan.
Di antaranya, Maklumat Kapolri no. : Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona. tertanggal 19 Maret, Mak/3/IX/2020 tentang Kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan dalam Pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 tertanggal 21 September 2020, dan Mak/4/XII/2020 tentang Kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan dalam Pelaksanaan Libur Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 yang ditandatangani 23 Desember 2020 .
Kemudian, ada operasi-operasi kepolisian seperti Mantap Praja, Aman Nusa (yang diperpanjang beberapa kali), Simpatik, Zebra dan Lilin dalam rangka Natal dan Tahun Baru (Natura).
Selain itu, ada juga pengerahan pasukan/personil untuk Operasi Yustisi. Dalam konteks Pilkada Serentak 2020, cukup banyak personil Polri yang dikerahkan untuk pengamanan.
Terkait dengan upaya memutus matarantai penyebaran covid-19,
Polda Sulut bersama aparat terkait lainnya relay melakukan banyak hal, antara lain Gerakan Sulut Sejuta Masker, sosialisasi penerapan New Normal (3M), pengawalan dan pemakaman jenazah covid-19, penyemprotan disinfektan, kerjasama dengan lintas sektoral, pembentukan Tim Pemburu Pelanggar Covid-19, sosialisasi penggunaan masker dan pelaksanaan Operasi Yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan.
Upaya-upaya yang dilakukan institusi Polri
tersebut membutuhkan jumlah personil yang tidak sedikit di samping dana yang memadai. Toch, semuanya itu bisa berjalan dengan baik dan lancar.
Pilkada bisa berjalan dengan aman dan damai. Kalau masih ada pasangan calon (paslon) atau tim sukses (timses) melakukan keberatan dan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) adalah wajar (karena begitu prosedurnya).
Peran besar personil Polri dalam setiap pelaksamaan kegiatan, operasi dan lain sebagainya tersebut patut diapresiasi.
Kamtibmas bisa terpelihara dengan baik, suksesnya Pilkada Serentak Tahun.2020 dan sejumlah keberhasilan yang membuat daerah Sulut aman dan terkendali tersebut tak terlepas kaitannya dengan dukungan dari masyarakat dan stakeholder (pemangku kepentingan). Tak dapat disangkal peran mereka (stake-holder) sangat penting dan tak bisa diabai.
Ada sinergitas yang terbangun dari komitmen dan keinginan agar bumi Nyiur Melambai ini tetap aman, rukun dan damai serta terhindar dari pelbagai macam gangguan.
Halmana tak terlepas kaitannya dengan adanya slogan Torang Samua Basudara : baku bae, baku kase inga, baku bantu (gotongroyong) dan slogan Torang Samua Ciptaan Tuhan.
Salut untuk institusi Polri dan personilnya yang telah menunjukkan kompetensi, komitmen, kepedulian, dedikasi yang luar biasa tersebut.
Mantapkan terus sinergitas seluruh pemangku kepentingan agar daerah Sulut lebih maju dan berkembang. (**)