oleh

Survei LSI, Olly Dondokambey Unggul Jauh atas CEP dan VAP

PEMILIHAN Gubernur 2020 di Sulawesi Utara digelar 9 Desember mendatang. Sejauh ini, ada tiga kandidat calon gubernur (cagub) yang siap bertarung, yakni Olly Dondokambey dari PDIP, Christiany Eugenia Paruntu (CEP) dari Golkar dan jagoan Nasdem, Vonnie Aneke Panambunan (VAP). Namun berdasarkan survei LSI Denny JA, ternyata elektabilitas Olly Dondokambey sebagai petahana unggul jauh atas kedua rivalnya (CEP dan VAP).   

Hal ini diakui Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ikrama Masloman ketika menyampaikan hasil survei di Manado, Minggu (09/08/2020). “Publik masih menginginkan petahana (Olly Dondokambey) menjabat kembali sebagai Gubernur Sulawesi Utara,” ungkap Masloman.

Disebutkan, 69 persen yang menginginkan Olly menjabat kembali, sedangkan yang tidak 14,8 persen dan tidak menjawab ada 26,2 persen.  Peneliti LSI itu mengatakan, program dan capaian yang telah dilakukan Olly Dondokambey menjadi kekuatan calon PDIP itu dalam mendongkrak elektabilitasnya.

“Petahana diapresiasi positif dengan elektabilitas di atas 60 persen (tepatnya 62%),” katanya. Sedangkan CEP 9,3 persen dan VAP hanya 3,3 persen. Selain itu figure lainnya yang turut disurvei di antaranya Elly Engelbert Lasut (6,7 persen), GS Vicky Lumentut 4,5 persen, dan Stevanus Vreeke Runtu (SVR) 0,3 persen. Responden yang belum menentukan pilihan sebesar 13,9 persen.

Survei LSI ini dilakukan April 2020. Jumlah responden 800 orang dan dilakukan secara sample di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Utara dengan random sampling.

Pada wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner dengan margin of error 3,5 persen ini, untuk pemilih militan atau ‘strong supporters’ menunjukkan Olly Dondokambey (petahana) sudah di atas 45 persen.

Sedangkan CEP 6,2 persen, bahkan VAP jauh di bawah yakni 2 persen. Kandidat lainnya seperti Elly Lasut 5,3 persen, GS Vicky Lumentut 2,5 persen. Dan ada 37 persen yang belum menentukan pilihan.

Menariknya dalam survei LSI menunjukkan responden yang puas dan cukup puas dengan kinerja Olly Dondokambey sebagai petahana mencapai 84,7 persen, sedangkan yang menyatakan kurang puas dan tidak puas sama sekali sebesar 11,4 persen.

Yang menakjubkan, persepsi keberhasilan petahana diapresiasi lebih tinggi, sebesar 85,5 persen. “Jika tidak ada blunder yang maha dahsyat, petahana Olly Dondokambey sulit dikalahkan,” tukas Masloman. (sbr/vil)