oleh

Sukseskan FLR 2022, Pemkab Minahasa Gelar Rakor dengan Panitia Pelaksana

Minahasa, Komentaren.net – Sukseskan Iven Festival Lengkoan dan RanoRaindang (FLR) 2022 di Leilem, Kacamatan Sonder, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan Panitia Pelaksana, bertempat di arena festival Bukit Lengkoan Leilem, Sabtu (30/4/2022)

Diketahui, Bukit Lengkoan Lealem adalah sebuah perbukitan yang indah nan mempesona, anugerah yang luar biasa dari Tuhan Yang Mahakuasa buat tanah Minahasa.

Rapat yang dipimpin oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Minahasa, Ir Wenny Talumewo M.Si, turut didampingi oleh Ketua DPD KNPI Minahasa Rifky Johanis Roring ST, Kadis PUPR Teddy Lumintang ST, Kadis Budpar Drs Steady Tumbelaka, Kadis Kesehatan dr Olviane Rattu, Kadis Pendidikan Tommy Wuwungan SPd MM, Kadis Pertanian Dr Ir Margareta Ratulangi, Kadis Damkar Alexander Mamesah SSTP MSi, Kadis Perhubungan Maya Kainde SH MAP, Kadis PPKB Syultje Panambunan SE MAP, Kaban Keuangan Joice Pua SE, Kasat Pol PP Meidy Rengkuan SH MAP, Kabag Umum Lona Watti SSTP, Kabag Kesra Gritje Tamon SSos, Kabag Prokopim Johny Tendean AP MAP, Camat Sonder Denny Mangundap SE, para Hukum Tua Leilem raya dan segenap Panitia Pelaksana FLR 2022 ini.

Asisten Wenny Talumewo dalam sambutannya memberi apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan festival karena iven yang luar biasa ini terlaksana berkat inisiasi warga Leilem Perantauan atau Leilem Overseas.

Menurut Talumewo, Festival Lengkoan dan RanoRaindang 2022, baru pertama kali seperti ini. Namun kegiatan sejenis berupa dalam iven pulang kampung oleh Leilem Overseas sudah berkali-kali dilaksanakan, terakhir tahun 2019. Iven FLR 2022 ini, tambahnya, menjadi entry point atau pintu masuk bagi kegiatan lanjutan pada tahun mendatang.

“Kami serahkan ke pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk mengemas paket wisata di kecamatan Sonder, karena punya banyak spot wisata menarik, mulai dari desa Leilem, Tincep dan Timbukar ada obyek wisata alam, wisata buatan serta pilihan kuliner yang lezat,” ungkap mantan Kadis Kehutanan Minahasa ini.

Untuk wilayah Leilem Raya saja, lanjut Talumewo, ada Rano Raindang, ada Bukit Lengkoan yang indah memesona. Bahkan proses pembuatan roda sapi dan meubel serta proses pembuatan kue gulung (kukis besi) dapat dijadikan obyek kunjungan wisata.

“Saat kita kecamatan Sonder di Sedangan, ada beberapa spot menarik pula, sampai ke desa Tincep dan Timbukar tersedia wisata alam yaitu air terjun dan lokasi olahraga menantang, arung jeram Kengkang. Saya minta Kadis Pariwisata catat ini untuk dibuatkan paket wisata,” sebutnya.

Demi suksesnya kegiatan FLR 2022 yang puncaknya pada hari Senin, 2 Mei 2022 nanti, Asisten II Wenny Talumewo memberikan arahan teknis tentang sistem pengaturan lalulintas serta lokasi parkir di kawasan Lengkoan, mengingat berdasar pengalaman selama ini, hal krusial di kawasan Lengkoan adalah masalah sistem pengaturan lalulintas mengingat jalanan umum ke kawasan perkebunan Lengkoan sering semrawut karena sempit, berkelok dan menanjak.

“Saya minta Kadis Perhubungan dan Kasatpol PP menugaskan sejumlah personel. Harap dukungan serius kepada panitia pelaksana,” pungkas Talumewo.

Prinsipnya Pemkab Minahasa mendukung Iven inisiasi warga Leilem Perantauan ini, sebagaimana ungkapan semua pejabat yang hadir menyatakan siap mendukung termasuk kesiapan Kepala Dinas Kesehatan yang akan melayani pengunjung untuk memberikan vaksin.

Sementara itu, kadis kesehatan Kabupaten Minahasa dr Olviane Rattu, mengatakan bahwa Dinas kesehatan akan menyiapkan vaksin bagi pengunjung.

“Kami akan menyiapkan vaksin kepada masyarakat pengunjung, kiranya dapat membawa KTP dan syarat lainnya,” pinta Kadis Kesehatan dr Olviane Rattu.(nes)