oleh

Stadion Klabat Berkah di Balik Hantaman Corona

DAMPAK virus corona cukup telak memukul pariwisata Sulawesi Utara (Sulut). Imbas dari corona, sembilan penerbangan dari Cina ke Bandara Sam Ratulangi dihentikan sementara. Padahal dalam seminggu, Sulut selalu kecipratan ribuan turis Tiongkok dari penerbangan tersebut.

Tak hanya turis Tiongkok, corona juga berdampak pada turis mancanegara lainnya. Traveler internasional kini membatasi melakukan perjalanan ke luar negeri.

Akibatnya, Sulut harus keluar dari zona nyaman. Habis sudah era bergelimangnya turis Cina ke Sulut yang membuat daerah ini dijuluki ‘The Rising Star’ di bidang pariwisata. Sulut harus mencari potensi income baru untuk menggenjot turis domestik ke Manado. Jika tidak, sektor pariwisata kita akan meminta korban lebih banyak. Bukan tidak mungkin terjadi PHK (pemutusan hubungan kerja) besar-besaran di sektor kepariwisataan.

Ketika pariwisata sedang lesu, tiba-tiba berhembus keinginan Tim Sepakbola Persipura untuk menjadikan Stadion KLabat sebagai home base-nya di kompetisi Liga 1 tahun 2020 ini. Penyebabnya, stadion milik tim mutiara hitam itu sedang direnovasi.

Seandainya rencana itu terealisasi, ini akan menjadi berkah tersendiri bagi Sulut. Setiap pertandingan yang dimainkan Persipura di Stadion Klabat, bisa dipastikan akan banyak menyedot penumpang dari papua ke Manado. Untuk tim Persipura dan ofisial saja, setidaknya berjumlah 20-an orang. Yang banyak adalah pendukungnya. Bisa mencapai ratusan, bahkan bisa ribuan.

Potensi pendukung Persipura ini bisa memberikan income bagi daerah. Dinas Pariwisata Sulut bisa memanfaatkan mereka untuk mengunjungi destinasi wisata di daerah ini. Perhotelan, restoran dan berbagai usaha lainnya setidaknya bisa terdongkrak. Selain pendukung Persipura, tentunya pendukung lawan mereka juga akan datang ke Manado. Maskapai yang kini sedang lesu, tentunya akan bergairah.    

Oleh sebab itu, Pemprov Sulut mau tak mau harus memastikan Persipura bermarkas di Stadion Klabat Manado. Pihak pengawas dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah dating meninjau kesiapan Stadion Klabat untuk menjadi venue laga Liga 1 nasional.

Ada beberapa fasilitas yang harus diperbaiki. Di antaranya ruang ganti pemain, rumput lapangan stadion, ruang medis, sampai tribun untuk pers dan media, termasuk tribun penonton.

Tentunya Persipura bersama Pemprov Sulut harus bersama-sama memfasilitasi apa yang kurang tersebut. “Ruang ganti ada sedikit fasilitas yang harus dilengkapi demi kenyamanan pemain, ruang medis juga menjadi catatan khusus, permukaan lapangan agak sedikit bergelombang, tribun media juga belum ada, dan tribun penonton juga perlu dirapikan karena ditumbuhi rumput liar,” ungkap Somad, yang dikirim PT LIB untuk melakukan inspeksi terhadap kesiapan Stadion Klabat sebagai ‘home’ Persipura.

Waktu seminggu yang diberikan untuk dibenahi, diharapkan bisa dipenuhi. Pasalnya per 1 Maret 2020 nanti, Persipura sudah harus memainkan partai kandang pertamanya di kompetisi Liga 1.

Kompetisi Liga 1 sendiri akan berlangsung selama 34 pekan, dan Persipura akan memainkan 16 partai kandang. Ini berarti Stadion Klabat akan menjadi tuan rumah untuk 16 pertandingan sepakbola Liga 1.

Selain berdampak positif untuk pariwisata, kehadiran Persipura di Stadion Klabat setidaknya akan memberikan tontonan sepakbola yang menarik di Manado dan Sulut pada umumnya. Para penggila bola di Sulut akan sangat terhibur, karena pemain-pemain yang datang cukup berkelas untuk tingkat nasional.

Gemuruh Stadion Klabat akan makin marak, karena Sulut sendiri memiliki juga klub Sulut United yang berlaga di Liga 2 yang akan menjadikan Stadion Klabat sebagai homebase.

Menariknya, PT Liga 1 dikabarkan telah menggandeng Indosiar dan MNC Vision Networks sebagai media partner, terutama untuk menyiarkan secara langsung partai-partai di Liga 1 2020. Ini berarti Stadion Klabat akan terekspos secara nasional seiring siara langsung yang dimainkan Persipura.

Itu akan dimulai Minggu 1 Maret nanti, dimana Persipura akan menjamu PSIS Semarang, disusul menjamu Bhayangkara FC pada 3 April dan partai big match akan berlangsung di Stadion Klabat 19 April nanti, dimana Persipura akan meladeni Persija Jakarta.

Jika memang Stadion Klabat akan menjadi kandang Persipura, maka Sulut akan sekali dayung 3 tujuan terlewati, yakni pemasukan pariwisata dari turis domestik, memberi hiburan sepakbola kelas nasional bagi warga Sulut, serta menggairahkan sektor UMKM, terutama di bidang pariwisata, termasuk mengobati kelesuan maskapai akibat corona effect. (kimmy mamahit/komentaren)

JADWAL PARTAI KANDANG

PERSIPURA DI LIGA 1 2020:

  • PERSIPURA Jayapura vs PSIS Semarang Minggu 1-Mar 15:30 Streaming
  • PERSIPURA Jayapura vs Bhayangkara FC Jumat 3-Apr 15:30 Streaming
  • PERSIPURA Jayapura vs PERSIJA Jakarta Minggu 19-Apr 15:30 Live
  • PERSIPURA Jayapura vs PERSIRAJA Banda Aceh Senin 27-Apr 20:30 Streaming
  • PERSIPURA Jayapura vs PERSELA Lamongan Senin 4-May 20:30 Streaming
  • PERSIPURA Jayapura vs PERSITA Tangerang Minggu 14-Jun 15:30 Streaming
  • PERSIPURA Jayapura vs Madura United Jumat 26-Jun 15:30 Streaming
  • PERSIPURA Jayapura vs PSM Makassar Rabu 8-Jul 18:30 Streaming
  • PERSIPURA Jayapura vs PERSIB Bandung Jumat 17-Jul 15:30 Live
  • PERSIPURA Jayapura vs Borneo FC Rabu 29-Jul 15:30 Streaming
  • PERSIPURA Jayapura vs PERSEBAYA Surabaya Senin 3-Aug 15:30 Live
  • PERSIPURA Jayapura vs PERSIK Kediri Kamis 13-Aug 15:30 Streaming
  • PERSIPURA Jayapura vs Arema FC Rabu 9-Sep 15:30 Live
  • PERSIPURA Jayapura vs PSS Sleman Selasa 15-Sep 15:30 Streaming
  • PERSIPURA Jayapura vs Barito Putera Minggu 27-Sep 15:30 Streaming
  • PERSIPURA Jayapura vs Bali United Rabu 14-Oct 15:30 Streamin
  • PERSIPURA Jayapura vs PS TIRA Sabtu 24-Oct 15:30 Streaming. (**)