oleh

Satuan Reserse Narkoba Polres Minahasa Bekuk Pelaku Pengedar Obat Keras

Minahasa, Komentaren.net – Satuan Reserse Narkoba Polres Minahasa bersama Tim Gabungan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulut, Jumat (8/7/2022) menangkap pelaku peredaran obat keras jenis Trihexyohenidyl di Tondano.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Minahasa AKP Erween Tanos, SH, mengatakan, tersangka MS alias Eka ditangkap saat akan menerima paket dari salah satu jasa pengiriman online di Kelurahan Ranowangko, Kecamatan Tondano Timur.

“Pelaku mengedarkan obat keras jenis Trihexyphenidyl secara tanpa hak, tanpa Izin Edar,” katanya, Sabtu (9/7/2022).

Ia menjelaskan, kronologi penangkapan berawal dari penangkapan terhadap tersangka MS saat akan menerima paket kiriman dari kurir Jasa Pengiriman. Ketika itu, setelah dilakukan penggeledahan ternyata satu paket tersebut berisi obat jenis Trihexypenidyl sebanyak 1.200 butir.

“Setelah dilakukan pengembangan ternyata masih ada 1 paket yang belum diambil dengan jumlah 1.100 butir sehingga jumlah total barang bukti yang disita berjumlah 2.300 butir,” kataTanos.

Dia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan oleh Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Minahasa tersangka MS alias EKA telah melakukan pemesanan obat keras jenis Trihexyphenidyl secara online melalui salah satu aplikasi online.

“Bahkan, pelaku telah memesan sebanyak 4 kali yakni pada Desember 2021 sampai Juli 2022 dan juga telah mengedarkan obat keras tersebut dengan keuntungan yang didapat sebesar Rp200.000 sampai Rp300.000 setiap 20 butir,” ia memaparkan.

Ia menyebutkan, akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 196 dan pasal 197 UU No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

“Pelaku saat ini sudah ditahan, yang pasti ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara,” ia menambahkan.(nes)