oleh

Rapat Pembentukan AKD Bolmong Alot, Dua Pimpinan Fraksi Tinggalkan Ruang Gedung Kehormatan

KOMENTAREN.NET, Bolmong – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terkait dengan pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Kamis Malam (24/10/2019) pekan lalu, berlangsung alot. Dua pimpinan fraksi masing-masing Ketua Fraksi PKS Mohamad S Mokoagow dan Ketua Fraksi NasDem Masri Dg Masenge meninggalkan ruang Gedung kehormatan.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bolmong, Welty Komaling, Wakil Ketua I, Sukron Mamonto dan Wakil Ketua II, Abdul Kadir Mangkat, serta dihadiri oleh para Anggota DPRD Bolmong yang terdiri dari Empat fraksi koalisi besar yakni, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Golkar, Fraksi PKB dan Fraksi Persatuan Demokrat serta Dua Fraksi Koalisi yakni Fraksi PKS dan Fraksi NasDem.

Dalam kesempatan tersebut, Kedua fraksi ini yakni Fraksi PKS dan NasDem menilai rapat paripurna ini ilegal dan inkonstitusional. Keduanya melakukan Walk Out setelah debat panjang dengan ketua DPRD Bolmong Welty Komaling. Ketua Fraksi PKS Syahrudin Mokoagow yang pertama melakukan Walk Out. “Kami tidak mau dimasukkan dalam jalur pandangan publik. Kita (Fraksi PKS) tidak tau apa-apa,” kata Ketua PKS Bolmong Mohamad S Mokoagow sebelum keluar dari ruangan, diikuti oleh dua personel PKS lainnya.

Ketua Fraksi PKS Moh Syahrudin Mokoagow dan Ketua Fraksi NasDem Masri Dg Masenge meminta kepada Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling untuk membacakan dan menetapkan terlebih dahulu Tata Tertib (Tatib) DPRD Bolmong yang sudah selesai dikonsultasikan dan dibahas bahas bersama ke Biro Hukum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, sebagai rujukan untuk melanjutkan rapat paripurna pembahasan penetapan AKD ini.

Selang beberapa menit kemudian, tujuh personel fraksi NasDem melakukan aksi serupa. Dalam senyap mereka tinggalkan tempat paripurna. Wakil Ketua DPRD Bolmong Sukron Mamonto yang juga ketua Partai NasDem Bolmong ikut keluar. Ketua Fraksi NasDem Masri Daeng Masenge membeber alasan mereka melakukan walk out. “Biasanya pengalaman kami di DPRD, mekanisme setelah kita habis konsultasi, kita harus tetapkan di dalam sidang paripurna,” ujar dia sembari menambahkan. “Nah sekarang tatib belum ditetapkan dalam sidang, ini alasan kita walk out, ini inkonstitusional,” terang Masri.

Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling mengatakan, apa pun keputusan yang disampaikan dan yang dilakukan oleh teman-teman fraksi PKS dan Fraksi NasDem itu sudah menjadi keputusan politik dari kedua partai. “Kita menghargai keputusan kedua partai tersebut,” tandas Welty, sembari melanjutkan angenda paripurna pembentukan penetapan AKD.

Rapat pembentukan AKD DPRD Bolmong telah ditetapkan secara sah. Dengan dilakukannya penandatangan berita acara oleh Ketua DPRD Bolmong, Welty Komaling dan Wakil Ketua II, Abdul Kadir Mangkat. Serta perwawkilan dari masing-masing AKD yakni, Lesly Lanny Kaligis, Sulhan, Supandri Damogalad, Fonie Poppie Pandegirot dan Fazal Alzagiadi. (can)

Berikut komposisi Alat Kelangkapan Dewan DPRD Bolmong:

Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan

  1. Marthen F. Tangkere (Ketua) Golkar
  2. Ramono Wakil (Ketua) PDIP
  3. Fazal Alzagiadi (Sekretaris) PAN
  4. Wolter E Barakati (PDIP)
  5. Teti Kadi Mamonto (PKB)
  6. Harianti Kiay Mastari (PPP)
  7. Masri Dg Masenge (NasDem)
  8. I Wayan Gede (NasDem)
  9. Moh. Syahrudin Mokoagow (PKS)

Komisi II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan

  1. Lesly Lanny Kaligis (Ketua) PDIP
  2. I Ketut Sukadi (Wakil Katua) Golkar
  3. Tonny Tumbelaka (Sekretaris) PDIP
  4. Jeifi J. T. Mamangkey (Golkar)
  5. Nofita Kosasi (PKB)
  6. Fonie Poppie Pandegirot (Demokrat)
  7. Chindra Y. P. Opod (NasDem)
  8. Albert Aske Iroth (NasDem)
  9. Saidin Mokoginta (PKS)

Komisi III Bidang Kesejahteraan dan Sosial

  1. Sutarsi Mokodompit (Ketua) PKB
  2. Masud Lauma (Wakil Ketua) PDIP
  3. Supandri Damogalad S.IP (Sekretaris) PKB
  4. Satira Manoppo (PPP)
  5. Victor Lumapow (PDIP)
  6. Febrianto Tangahu (NasDem)
  7. Yansen R Mokoginta (NasDem)
  8. Sulhan SE, SH (Golkar)
  9. Hj. Nevi Mamonto (PKS)

Badan Pembentukan Peraturan Daerah

  1. Masud Lauma (Ketua) Fraksi PDIP
  2. Marthen F. Tangkere (Wakil Ketua) Fraksi Golkar
  3. Tonny Tumbelaka
  4. I Wayan Gede
  5. Masri Dg Masenge
  6. Moh. Syahrudin Mokoagow
  7. Sutarsi Mokodompit
  8. Supandri Damogalad S.IP
  9. Harianti Kiay Mastari

Badan Kehormatan

  1. Fonie Poppie Pandegirot (Ketua)
  2. Teti Kadi Mamonto (Wakil Ketua)
  3. I Ketut Sukadi

Badan Musyawarah

  1. Welty Komaling (Ketua Selaku Ex Officio)
  2. Sukron Mamonto (Ketua Selaku Ex Officio)
  3. Abdul Kadir Mangkat (Ketua Selaku Ex Officio)
  4. Yahya Fasa (Sekretaris DPRD Selaku Ex Officio)
  5. Tonny Tumbelaka (Anggota)
  6. Masud Lauma (Anggota)
  7. Lesly Lanny Kaligis (Anggota)
  8. I Wayan Gede (Anggota)
  9. Yansen R Mokoginta (Anggota)
  10. Masri Dg Masenge (Anggota)
  11. Jeifi J. T. Mamangkey (Anggota)
  12. Sulhan SE, SH (Anggota)
  13. Fazal Alzagiadi (Anggota)
  14. Nofita Kosasi (Anggota)
  15. Hj. Nevi Mamonto (Anggota)
  16. Fonie Poppie Pandegirot (Anggota)

Badan Anggaran

  1. Welty Komaling (Ketua Selaku Ex Officio)
  2. Sukron Mamonto (Ketua Selaku Ex Officio)
  3. Abdul Kadir Mangkat (Ketua Selaku Ex Officio)
  4. Yahya Fasa (Sekretaris DPRD Selaku Ex Officio)
  5. Tonny Tumbelaka (Anggota)
  6. Masud Lauma (Anggota)
  7. Wolter E Barakati (Anggota)
  8. Chindra Y. P. Opod (Anggota)
  9. Febrianto Tangahu (Anggota)
  10. Albert Aske Iroth (Anggota)
  11. Marthen F. Tangkere (Anggota)
  12. I Ketut Sukadi (Anggota)
  13. Moh. Syahrudin Mokoagow (Anggota)
  14. Sutarsi Mokodompit (Anggota)
  15. Supandri Damogalad S.IP (Anggota)
  16. Satira Manoppo (Anggota)