oleh

Polimdo Kenalkan Metode Pengajaran Interaktif di SDN 58 Manado

KOMENTAREN.NET, Manado – Tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Manado (Polimdo) mengenalkan metode pembelajaran interaktif, atraktif, dan menarik bagi para pendidik di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 58 Manado.

Ketua Tim Pelaksanaan PKM Polimdo Maya Munaiseche SS MHum ditemani Deitje Pongoh ST MPd, Toban Pairunan SSi MT serta dibantu beberapa mahasiswa Teknik Informatika seperti Miracle Sumampow, Atikah, Yosua Paat dan Ferni Ling ling melaksanakan pembelajaran interaktif model learning joyfyl dan calistung (baca tulis hitung) menggunakan alat peraga dalam bahasa Inggris.

“Anak-anak mempunyai kemampuan yang baik dalam belajar namun mereka masih harus dibimbing dengan cermat karena anak-anak memiliki karakteristik khusus yang berbeda dengan pembelajar dewasa,” ungkap Ketua Tim Maya Munaiseche SS MHum , Rabu (04/08) kemarin.

Menurutnya, anak-anak membutuhkan guru yang baik yaitu orang yang kreatif dan inovatif dan mampu memahami karakteristik anak-anak. Selain itu salah satu cara untuk membantu anak-anak belajar bahasa asing lebih mudah adalah dengan menggunakan media atau alat peraga yang sesuai dengan topik dan tujuan pembelajaran Sekolah Dasar.

“Tujuan kegiatan ini membantu masyarakat untuk pengembangan pendidikan khususnya inovasi pembelajaran. Proses belajar mengajar yang lebih menarik dan interaktif sehingga siswa tidak merasa bosan, takut ataupun jenuh dalam belajar bahasa Inggris,” tukasnya.

Dikatakan Munaiseche, model pembelajaran merupakan sebuah proses belajar mengajar yang meliputi pendekatan, metode dan teknik yang digunakan oleh guru sehingga siswa mampu memahami materi yang diajarkan.

“Model pembelajaran yang diterapkan oleh TIM P2M adalah interaktif yaitu: Merancang pembelajaran Interaktif, Simulasi, Demonstrasi. Toban Pairunan telah merancang Program pembelajaran menggunakan software interaktif,” ungkapnya seraya mengucapkan terima kasih kepada Direktur Polimdo Ir Ever Notje Slat MT yang mendukung secara penuh kegiatan pengabdian tersebut.

Sementara itu, Kepada SDN 58 Manado Cheedy Kawung mengaku bangga terhadap Polimdo yang melaksanakan kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sangat membantu murid di SDN 58 Manado dalam hal minat belajar bahasa inggris. Antusias murid yang terlibat dalam program ini terlihat dalam jumlah kehadiran yang berjumlah 30 orang ditambah dengan staf dan guru SDN 58 Manado,” tutur Kawung.(bil)