oleh

Pilwako Manado Butuh Sosok Birokrat

KOMENTAREN.NET – Seabrek figur mengemuka sebagai kandidat yang dinilai layak untuk maju di Pilwako (Pemilihan Walikota) Manado 2020. Namun figur dari kalangan birokrat masih kurang dibicarakan, padahal sosok yang berpengalaman di birokrat sangat penting berada di jajaran top eksekutif, apalagi mereka akan menakhodai jalannya pemerintahan. 

“Sejauh ini (Pilwako Kota Manado) ramai dengan calon yang datang dari kalangan politisi, padahal banyak figur birokrat yang patut diperhitungkan,” tukas Pemerhati Politik dan Pemerintahan, Taufik Tumbelaka saat berbincang dengan Koran ini di lobi salah satu hotel di Manado, Selasa (25/06).

Kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Manado juga banyak yang mengimpikan, ada sosok birokrat yang akan menghuni kursi top eksekutif Manado nanti. Sebab berkaca dari tampilnya Dr GS Lumentut dan Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS), jalannya pemerintahan lebih memiliki keseimbangan dari aspek birokrasi, dan tidak melulu melahirkan kebijakan-kebijakan politis.

“Lihat saja kepemimpinan GSVL dan SHS atau MJ Lomban di Bitung, jalannya birokrasi bagus kan,” kata sumber ASN di Manado seraya mengusulkan agar pasangan dikombinasi politisi-birokrat atau sebaliknya. Seperti diketahui, banyak birokrat berpengalaman yang bisa diusung untuk Pilkada 2020 di Manado. Mereka di antaranya Meki Onibala, AG Kawatu, Bahagia Mokoagouw, Christian Talumepa, Haefrey Sendoh atau Rum Usulu. Mereka telah teruji dan pernah memegang jabatan penjabat kepala daerah, sekda dan sejumlah posisi strategis di pemerintahan.

Hanya saja para birokrat ini terkesan masih hati-hati untuk menyatakan diri maju di Pilkada. “Mereka kan ASN dan memiliki pimpinan. Jadi sangat hati-hati, takutnya mempengaruhi karir mereka. Tapi kalau sudah ada perintah atasan, mereka pasti akan berani tampil,” ungkap salah satu ASN. Hal ini juga diamini sejumlah birokrat senior. “Kami kan punya pimpinan. Kalau sudah dapat restu, tentunya kami juga siap,” ungkap seorang pamong senior di Pemprov Sulut ini.  

Sementara tampilnya kandidat berlatar belakang pengusaha, juga menarik perhatian publik, karena pemerintahan modern perlu sosok yang piawai dalam entrepreneurship. 

Seperti munculnya nama pengusaha ternama Sulut seperti Hangky Arthur Gerungan (HAG) dalam wacana bakal calon Walikota Manado, dinilai merupakan asset penting yang perlu dilirik kalangan parpol pengusung. HAG sendiri terlihat menginginkan diusung PDIP.

Taufik Tumbelaka menilai, tampilnya HAG akan memberikan 0psi yang lebih variatif bagi pasangan kandidat nantinya. Apakah politisi-birokrat, politisi-pengusaha atau pengusaha-birokrat. Namun semuanya itu kata dia sangat tergantung parpol pengusung. PDIP sendiri hampir pasti akan mengusung Andrei Angouw (AA) di Pilwako Manado 2020 nanti. Menariknya, dalam diri AA melekat dua profesi, yakni politisi yang juga seorang pengusaha. Oleh sebab itu, akan komplet jika AA disandingkan dengan seorang kandidat dari latar belakang birokrat. (yha/rik)