oleh

Persipura Home Base di Klabat, Berkah bagi Pariwisata Sulut

MEREBAKNYA virus corona asal Cina yang berimbas ditutupnya 9 penerbangan dari negeri Tiongkok ke Bandara Sam Ratulangi Manado, cukup telak memukul pariwisata di Bumi Nyiur Melambai ‘raibnya’ wisatawan asal Cina di Sulut.

Pemprov Sulut lewat Dinas Pariwisata kini harus memutar otak dengan membidik turis domestik. Salah satu daerah yang berpotensi dilirik adalah Papua. Hal ini ini juga diamini General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi, Minggus Gandeguai.

Menurutnya, potensi mendatangkan penumpang dari Papua sebagai ‘wisatawan domestik’ perlu dilirik Sulut. Oleh sebab itu maskapai perlu membuat rute direct flight ke Jayapura, Timika dan kota lainnya di daerah Cendrawasih tersebut.

 Ketika usulan ini mengemuka di acara lintas koordinasi pariwisata, berkah itu datang seiring keinginan Tim Sepakbola Parsipura untuk menjadikan Stadion Klabat Manado sebagai homebase-nya di Liga I tahun 2020 ini. Sontak kabar menggembirakan ini disambut antusias. “Klop dengan rencana Pariwisata Sulut melirik turis domestik, termasuk dari Papua,” ungkap Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Pariwisata, Dino Gobel. Dia optimis ketika Persipura bertanding di Klabat, ribuan warga Papua akan terbang ke Manado.  

Seperti diketahui, Persipura sudah menyatakan tekadnya untuk kembali menjadi ‘tim musafir’ di kompetisi Liga 1 2020. Jika musim 2019 lalu mereka bermarkas di Stadion Gelora Delta di Sidoarjo, Jawa Timur, kini di Liga I 2020, Tim  Mutiara Hitam memilih Stadion Klabat Manado sebagai home basenya.

Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tomi Mano membenarkan. Benhur mengaku telah menjalin komunikasi dengan Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey terkait rencana tersebut.

“Saya akan ke Manado  bertemu Gubernur Sulawesi Utara dan kita akan meninjau lapangan di Stadion Klabat sebagai homebase Persipura Jayapura. Mohon dukungan doa dari masyarakat Kota Jayapura. Tidak ada homebase lain selain hanya di Klabat Manado,” tegas Benhur Tomi Mano, Rabu (19/02/2020) lalu.

Sabtu ini, PSSI telah melakukan verifikasi ke Manado untuk mengetahui, apakah Stadion Klabat layak atau tidak untuk digunakan di kompetisi Liga I dan dipakai sebagai ‘markas’ Persipura Jayapura. Benhur sendiri optimis Klabat layak untuk kompetisi Liga I.

Menurutnya, pihaknya memilih Manado karena lebih dekat dekat dengan Papua da nada penerbangan pesawat dari bandara Sentani ke Sorong lalu Manado. Hal itu dinilainya akan bisa mengurangi cost biaya perjalanan dan lainnya.

“Dengan lebih dekat aksesnya tentu untuk suporter yang datang saat tim kebanggaan Persipura Jayapura main bisa lebih banyak suporternya, termasuk anak-anak kita dari Papua yang kuliah di Sulut juga banyak, sehingga ini jadi pertimbangan yang matang dari pihak manajemen dan saya harap masyarakat, pemain maupun suporter juga mendukungnya,” katanya. (sbr/kim)