oleh

Pemprov Sulut Jajaki Asuransi untuk Pertanian

SAAT kunjungan kerjanya ke Tomohon, Senin (27/07/2020), Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyampaikan kabar gembira terkait rencana Pemprov Sulut untuk mengadakan asuransi untuk pertanian di Sulut. Hal ini dimaksud untuk mencegah resiko kerugian yang dialami petani akibat gangguan hama yang dapat mengurangi hasil panen.

“Sekarang kita lagi coba untuk asuransi pertanian. Kalau asuransi pertanian ini berjalan bagus, nanti pemerintah yang back up itu. Jadi resiko tidak ada di petani. Saat ini kami (Pemprov) lagi pelajari supaya ke depan ada asuransi pertanian,” ungkap Olly.

 “Kalau ini berhasil di APBD kita di tahun 2021, torang cover semua ini. Sehingga petani tidak akan rugi kalau dia gagal panen. Torang lagi susun ini. Kalau berhasil, saya kira para petani di Sulut nggak usah ragu generasi muda torang akan lebih banyak turun ke lapangan, sehingga sumber daya manusia kita juga maju dan petani kita juga maju,” sambungnya.

Pada bagian lain, Gubernur Sulut juga menyebut rencana pemerintah pusat melalui Menteri Keuangan menyiapkan anggaran sebesar Rp 1 triliun yang akan ditempatkan di Bank SulutGo untuk mendukung kegiatan perekonomian termasuk di bidang pertanian.

“Tidak samua bank daerah dapat, jadi ada beberapa bank daerah. Bank DKI, Bank Jabar, Bank Jatim, di luar Jawa cuma Bank Sulut, Bank SulutGo. Itu karena apa? Karena dia percaya gubernur akan beking dengan bagus, bukang gubernur menumpang pa Bank Sulut kong ambe-ambe doi pa Bank Sulut, dan dia percaya karena pertumbuhan ekonomi torang di saat Covid 4,2 %, daerah laeng so minus, karena torang pe strategi pas,” urai Olly.

Gubernur Olly pun menambahkan, “Kekuatan ekonomi Sulut ada di tangan bapak, ibu. 70 persen pertumbuhan ekonomi datang dari pertanian, 30% dari tanaman keras, 35% dari tanaman holtikultura, kalau torang kuat pasti ekonomi di Sulut tumbuh terus sehingga masyarakat tidak kehilangan pekerjaan dibantu oleh Bank Sulut dengan bantuan dana Rp 1 triliun dengan bunga yang murah, nyanda sama deng pinjam di bank-bank lain nanti depe skema torang ator, depe skema supaya masyarakat mendapatkan pinjaman dengan bunga yang sangat murah sehingga bisa mendapatkan modal untuk usaha yang lebih baik,” tutup Olly dalam kegiatan di Tomohon yang turut dihadiri Sekdaprov Edwin Silangen, anggota DPRD Sulut Wenny Lumentut dan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut dan Pemkot Tomohon. (hms/vil)