oleh

Pembangunan Peternakan Kandang Ayam di Tomohon Utara Tuai Protes, Warga Mengadu ke DPRD

Tomohon,Komentaren.net – Keberadaan pembangunan peternakan kandang ayam dekat pemukiman warga di Lingkungan IV Kelurahan Kayawu, Kecamatan Tomohon Utara tuai protes. Warga setempat meminta kandang ayam itu ditutup. Alasannya, lokasinya berjarak 60 meter dari pemukiman warga. Dikhawatirkan bakal mencemari lingkungan.

Terkait hal itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon langsung menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan warga Kayawu, Kecamatan Tomohon Utara.

“Rapat dengar pendapat ini digelar merespons surat pengaduan dari masyarakat yang diterima DPRD terkait dampak pembangunan kandang ayam tersebut,” kata Ketua Komisi III Ir. Miky Wenur didampingi Sekretaris Komisi Christo Eman di Ruang Komisi III Kantor DPRD Kota Tomohon, Kamis (30/6/2022).

Wenur menyatakan, pihaknya ingin mendengar langsung keluhan warga agar dapat mengetahui persis persoalan yang terjadi.

“Pelbagai dampak akibat pembangunan kandang ayam harus cepat diantisipasi. Warga menyebut kalau pihak perusahaan belum mendapat izin karena itu pembangunan kandang ayam jangan dilakukan,” tuturnya.

Wenur menjelaskan, pihaknya akan memfasilitasi persoalan itu.”Setelah mendengar apa yang disampaikan warga maka kami Komisi III pada Senin (4/7/2022) akan memanggil pihak kelurahan, Dinas Lingkungan Hidup termasuk pemilik peternakan itu,” ujarnya.

Vicky Wurara, SH juru bicara warga menjelaskan, pembangunan kandang ternak ayam ini belum mengantongi izin. Selain itu, lokasinya terlalu dekat dengan lokasi pemukiman.

“Kondisi itu jelas akan menyebabkan bau tidak enak dan banyak lalat bertebaran,” kata Wurara.

Dalam kesempatan itu Wurara didampingi Ketua Rukun Perum Griya Permai Kayawu Christian Tangkere, SE bersama Steven Kumaseh, Joints Walukow, Jolly Wongkar dan Apono.

Dilanjutkan Wurara, lokasi peternakan kandang ayam berada di dataran tingg, sehingga berpotensi limbah terbawa air hujan menuju lokasi pemukiman warga.(nes)