oleh

Pegawai RSUP Kandou Diminta Tingkatkan Pelayanan Prima


Komentaren.net-.Dalam rangka meningkatan mutu pelayanan terhadap masyarakat dan juga pasien, Selasa (9/11/2021), Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Pof.Dr. RD Kandou Manado, melaksanakan Workshop “Exellent Service” untuk pegawai RSUP Kandou.

Acara pembukaan dilaksanakan di aula lantai 2 RSUP Kandou, dengan diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari para dokter,perawat,tenaga kesehatan lainnya,cleaning service dan security.

Dalam sambutan pada acara pembukaan, Direktur Utama RSUP- Dr.dr Jimmy Palenewen, SpB-KBD yang diwakili Direktur SDM Pendidikan dan Umum- Dr.dr Ivonne Rotty,M.Kes menyampaikan terima kasih kepada Instansi diklat dan bagian hukormas yang telah memfasilitasi kegiatan workshop tersebut. Terima kasih juga disampaikan kepada para peserta juga seluruh civitas hospitalia RSUP Kandou.

“Terima kasih kepada Kepala instalasi diklat, yang telah memfasilitasi bersama sama bagian Hukormas. Terima kasih kepada para peserta, dokter spesialis konsultan, dokter umum dan keperawatan hingga satpam, serta semua civitas hospitalia yang terlibat,” ujarnya.

Dikatakannya bahwa pelatihan ini dilaksanakan karena ini merupakan tuntutan dari Kementrian Kesehatan.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa rumah sakit ini adalah rumah sakit kepemilikan dari kementrian kesehatan, rumah sakit vertikal yang dinilai secara langsung oleh kementrian kesehatan. Semua proses pelayanan kesehatan yang termasuk bagaimana rumah sakit memberikan pelayanan exellent kepada masyarakat, baik masyarakat Sulut dan sekitarnya juga yang ada di luar.Kita tau bersama dalam keadaan pandemi, meskipun pelayanan kita sudah maksimal, tetapi stigma dari masyarakat itu tetap ada, walaupun sebenarnya apa yang kita berikan sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SPO), sudah sesuai dengan regulasi, tetapi memang covid-19 ini berbeda dengan penyakit yang lain. Inilah yang kemudian kita dituntut oleh Kementerian, bagaimana kita memberikan pelayanan yang prima atau exellent sehingga kita bisa meminimalkan semua stigma-stigma atau pandangan masyarakat yang menyudutkan fasilitas kesehatan Rumah Sakit (RS), khususnya RSUP Kandou terkait dengan pelayanan,” tuturnya

“Karena itu dalam kesempatan ini, kami dituntut untuk memberikan komunikasi informasi edukasi kepada seluruh civitas hospitalia RS, terkait dengan apa pelayanan prima itu Kita tau bahwa kita sudah terakreditasi. Semua pelayanan telah dilaksanakan sesuai standar, tetapi ada hal-hal yang secara spesifik dituntut dan memang dinilai sesuai peraturan pemerintah-permenkes nmr 33/2019 terkait dengan bagaimana kita memberikan pelayanan yang exellent,” jelasnya.

Dijelaskan dr. Ivonne Rotty ada tim “Mistery guess”, yang bertugas menilai pelayanan RS, secara diam-diam tim ini datang di waktu kapan saja.

“Kadang mereka berpura-pura sebagai pasien, atau pengantar pasien dan mereka menilai mulai dari IGD, rawat jalan, rawat inap sampai pada bagaimana kita menerima telepon hingga security,” ungkapnya.

“Ini karena yang disebut pelayanan exellent mencakup seluruh pelayanan, bukan hanya dokter dan perawat tapi secara keseluruhan,” tuturnya.
 
Sebagaimana yang diterangkan, workshop ini merupakan kali ke-dua, dimana secara khusus telah sempat dilakukan pelatihan dan sebelumnya ada sosialisasi tentang pelayan publik yang prima seperti ini tahun 2020 lalu. 

dr.ivonne membeberkan hasil penilaian terburuk yang pernah dicapai  Rs Kandou tahun 2019 yakni RS Kandou posisinya adalah 2 terburuk dari seluruh RS yang ada di Indonesia (RS Vertikal).

“setahun kemudian (2020) setelah dilakukan sosialisasi, hasil penilaiannya naik menjadi ranking 6 dan mendapat apresiasi dari Kementrian Kesehatan Ini tentunya merupakan hasil kerjasama yang baik antar sesama civitas hospital.Ada cara-cara melayani sehingga pelayanan kita sesuai permenkes. Tidak hanya pelayanan terhadap pasien tetapi juga terhadap seluruh masyarakat.” ujar dr.Ivonne mengingatkan.  

Pada kesempatan ini, dr. Ivonne Rotty mewakili Direktur utama Dr.dr J.Panelewen memberi apresiasi terhadap para security yang ternyata penilaian tertingginya ada pada pelayanan mereka.Oleh karena itu Direktur RSUP mengharapkan, seluruh civitas hospitally mempertahankan juga meningkatkan apa yang telah dicapai.

“Bukan suatu penghargaan kata atau sertifikat tapi performance bagaimana kita menunjukkan, inilah yang RS berikan kepada masyarakat. Kita harus lebih berfikir kepada bagaimana membuktikan kepada masyarakat tentang target yang telah kita capai, baik yang sudah terakreditasi secara Nasional dan Internasional maupun dari Kementrian Kesehatan.Oleh karena itu, secara reguler kita akan terus melakukan sosialisasi karena 2300 karyawan RS harus terpapar dengan bagaimana yang disebut pelayanan exellent.”Terangnya.

Diakhir sambutan, dr.Ivonne meminta kepada seluruh peserta agar dapat sungguh-sungguh mengikuti materi serta mempraktekkannya dalam pelayanan.

“Jika kita dapat memberikan pelayanan bermutu, memberikan keselamatan kepada pasien, otomatis didalamnya ada keselamatan kita. Kita sendiri terjamin selamat karena pelayanan yang kita berikan,” ungkap dr.Ivonne mengakhiri sambutanya sekaligus membuka dengan resmi pelaksanaan Workshop “Exellent Service” bagi karyawan RSUP,” pungkasnya.
(Stvn)