oleh

Pdt Lucky Rumopa, Mantan Jurnalis dan Kiprah Internasionalnya

KETUA Forum Kerukunan Umat Beragama Sulawesi Utara (FKUB Sulut), Pdt Lucky Rumopa MTh, merupakan salah satu rohaniwan yang meraih penghargaan dari International Human Resources Development Program (IHRDP).

Ketua Jemaat GMIM Zaitun Mahakeret ini dinilai sebagai sosok yang berjasa dalam mempraktikan toleransi di Bumi Nyiur Melambai yang saat ini dikenal sebagai laboratorium kerukunan di Indonesia. Selain rohaniwan dan Ketua FKUB Sulut, Rumopa juga adalah staf khusus Gubernur Sulawesi Utara.

Tak banyak yang tahu, sebelum dikenal sebagai Ketua FKUB Sulut dan staf khusus gubernur, Rumopa adalah seorang jurnalis dan aktivis yang banyak memberi kontribusi dalam mempertahankan NKRI dan memelihara kemajemukan Indonesia.

“Dulu Pdt Rumopa sewaktu masih di Belanda adalah kontributor untuk media Harian Komentar. Banyak laporan dan artikel yang ditulisnya dari Belanda,” ungkap mantan Jurnalis di Harian Komentar, Friko Poli.    

Selain penulis di media, Pdt Rumopa juga adalah mantan Sekjen Forum Komunikasi Masyarakat Indonesia di Netherland (FKMIN). Rumopa bersama Ketua FKMIN, Sofjan Siregar banyak melakukan gebrakan untuk Indonesia.

Salah satunya adalah mempertemukan Presiden Gus Dur dan Kaisepo di Belanda sehubungan dengan upaya Pemerintah Indonesia dalam merangkul Irian waktu itu, yang kemudian menjadi salah satu bagian dari sejarah bergantinya nama Irian menjadi Papua.     

Ketika Indonesia mengalami gejolak politik dan sosial pada tahun 2000, peranan FKMIN di Belanda cukup signifikan. Forum ini memfasilitasi komunikasi antaragama bagi komunitas Indonesia di Belanda. Ketua FKMIN waktu itu, Sofjan Siregar begitu terkenal di tanah air bahkan di organisasi dunia sehingga ia dinobatkan sebagai Duta Perdamaian oleh Federasi Perdamaian Universal (UPF).

Gebrakan Sofjan Siregar bersama FKMIN tak lepas dari andil Pdt Lucky Rumopa yang menjadi ‘motor’ FKMIN dalam jabatannya sebagai Sekjen. Duet Rumopa sebagai rohaniwan Kristen GMIM bersama Sofjan Siregar yang adalah Ketua ICMI Eropa, memberi banyak kontribusi dalam merawat hubungan komunikasi antarumat beragama Indonesia di Eropa. (sbr/*)