oleh

Panelewen Harap Aplikasi PET Harus Dimaksimalkan

Komentaren.net-.Sehubungan dengan persiapan penyusunan anggaran untuk tahun anggaran 2022, maka usulan anggaran yang berasal dari masing-masing Instalasi, Unit dan Bidang akan di input melalui Aplikasi Perencanaan Elektronik Terintegrasi (PET).

Aplikasi PET merupakan salah satu Indikator BIOS yang ditetapkan oleh PPK- BLU dalam hal modernisasi pengelolaan BLU terkait perencanaan berbasis Elektronik yang berasal dari Bottom-up.

Berkaitan dengan hal tersebut maka digelar sosialisasi Aplikasi Perencanaan Elektronik Terintegrasi (PET) pada Kamis (17/6/2021).

Kegiatan ini ikut dihadiri oleh Direktur Utama, dan Jajaran Direksi, para Koordinator dan Sub Koordinator, serta para Kepala Instalasi diruang Aula lt. RSUP Prof.Dr.R.D.Kandou Manado.

Direktur Utama Dr.dr. Jimmy Panelewen dalam sambutannya mengatakan, Aplikasi PET harus dimaksimalkan karena dampaknya bukan hanya kepada Direksi tapi juga kepada seluruh jajaran civitas Hospitalia RSUP Kandou.

Lanjut Dirut, PET ini merupakan indikator kinerja dari Direktur Utama yang dibebankan oleh kementerian keuangan terhadap pengelolaan keuangan di RSUP Kandou Manado yang merupakan proyek perubahan Direktur Perencanaan Keuangan, dan Barang Milik Negara, dalam keikut sertaan pada PIM 2.

“Perlu diupayakan terus agar implementasinya bisa terwujud dan outputnya bisa terpenuhi secara paripurna,” ujar Panelewen.

Sementara itu Direktur Perencanaan Keuangan dan Barang Milik Negara RSUP Prof.Dr.R.D.Kandou Manado Dewi Anggraini, SE. MM  menyampaikan bahwa di era revolusi industri 4.0, transparansi, ketepatan waktu dan integrasi informasi di bidang perencanaan, dan pengelolaan uang serta barang di rumah sakit menjadi suatu kebutuhan dan tuntutan bagi rumah sakit oleh karena itu inovasi berupa Sistem Perencanaan Elektronik Terintegrasi (PET) telah disiapkan oleh rumah sakit sebagai jawaban dari kebutuhan ini.

Dirinya berharap melalui sistem ini, semua kebutuhan di rumah sakit dapat terpenuhi dengan tepat waktu, efektif, efisien dan transparan serta kemampuan adaptasi untuk mengubah pola lama ke pola baru dari semua elemen rumah sakit yang terlibat dalam proses ini.

“Dan secepatnya dapat mengantarkan ke suatu titik daya lontar baru dalam perkembangan rumah sakit,” tutupnya.
(Stvn)