oleh

Menteri Basuki Beber Proyek-Proyek PUPR di Sulut 2020

MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Basuki Hadimuljono melakukan rapat kerja dengan Komisi II DPD RI, di Ruang Rapat Majapahit, Gedung DPD RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (18/02/2020). Senator asal Sulut, Ir Stefanus BAN Liow MAP turut hadir mewakili Komisi II DPD RI.

Bahkan dalam kesempatan itu, SBANL melontarkan berbagai pertanyaan dan mengajukan aspirasi demi pembangunan di Bumi Nyiur Melambai. Dan Menteri Basuki merespons SBANL dengan membeber proyek-proyek PUPR di Sulut pada tahun 2020 ini.

Sejumlah proyek strategis diungkapkan Menteri PUPR, di antaranya melanjutkan pembangunan Bendungan Kuwil, KEK Likupang (KSPN Manado-Bunaken), Pembangunan Pengaman Pantai Miangas, Penyelesaian Jalan Manado-Bitung Seksi 2B, Penanganan Persampahan TPA Regional Mammitarang (Manado, Minahasa, Minahasa Utara dan Bitung), Penataan Kawasan Permukiman KSPN Likupang, dan Pembangunan  Rumah Swadaya Pariwisata.

Basuki menyebutkan, untuk dukungan infrastruktur KSPN “Super Prioritas” Manado-Bitung-Likupang Tahun 2020 saja, pemerintah menganggarkan Rp520.174.076.000, yang terdiri dari infrastruktur sumber daya air, jalan dan jembatan, permukiman dan perumahan.

Tak hanya itu, Tahun Anggaran 2020 ini juga, untuk Sulut dialokasikan anggaran sarana prasana pendidikan bagi UN Manado yang diplot melalui program pembangunan PUPR.

Atas berbagai proyek yang mencapai triliunan itu, SBANL pun memberikan apresiasi kepada pemerintah pusat, di dalamnya Menteri PUPR RI terkait perhatian dalam pembangunan infrastruktur bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat di Provinsi Sulawesi Utara.

SBANL menambahkan, banyaknya pembangunan infrastruktur PUPR di Sulawesi Utara, tidak lepas juga dari pendekatan dan upaya dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang pada akhirnya berdampak positif untuk kemajuan pariwisata,  pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini disampaikan Senator SBANL dalam Rapat Kerja Komite II DPD RI dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI Basuki Hadimuljono di Gedung DPD RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (18/2). Dalam Raker tersebut, Menteri PUPR Basuki Hadimuljo didampingi Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo serta jajarannya menyampaikan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran tahun 2015-2019, Renstra dan program kerja pembangunan infrastruktur PUPR Tahun 2020-2024 serta program kerja Kementerian PUPR Tahun 2020.

JEMBATAN LEMBEH

Hal menarik lainnya, dalam raker tersebut, Senator SBANL sempat juga  mempertanyakan rencana pembangunan Jembatan Pulau Lembeh Bitung, serta permohonan Pemerintah Kota Tomohon agar ruas jalan utama pusat perkotaan, ditukar dengan jalan lingkar timur sebagai jalan nasional, dan pelebaran Jalan Tomohon-Manado yang dinilai urgent guna mengantisipasi bencana rawan tanah longsor dan kemacetan lalu lintas.

Hal lainnya yang juga disentil SBANL menyangkut pelebaran jalan pusat perkotaan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan, serta Penyelamatan Danau Tondano. Menteri PUPR Basuki kemudian merespon baik semua permasalahan dan usulan SBANL bersama senator lainnya.

Terkait jembatan Lembeh, Menteri Basuki mengatakan saat ini dalam tahap pengkajian, sedangkan penyelamatan Danau Tondano sudah ada beberapa paket dan kegiatan yang dilaksanakan.

Rapat Komite II DPD RI bersama Kementrian PUPR ini dipimpin Ketua Yorrys Raweyai bersama Tiga Wakil Ketua, yakni Dr Ir Abdullah Puteh, Bustamin Zainudin, SPd, MH dan Hasan Basri, SE,MH didampingi Wakil Ketua DPD RI Sultan Najamudin, S.Sos, Msi. (rik/sbr)