oleh

Melky Pangemanan Teriaki Yayasan Medika GMIM

KOMENTAREN.NET- Anggota DPRD Sulut, Melky Jakhin Pangemanan (MJP) Teriaki Yayasan Medika GMIM.

Bahkan, Legislator dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang tergabung dalam Fraksi PDIP DPRD Sulut menyebut yayasan Medika GMIM dengan berbagai kalimat menohok.

Hal itu terjadi sebelum rapat dengar pendapat dimulai antara Komisi IV DPRD Sulut dengan pihak Direksi RSU Bethesda Tomohon dengan pihak keluarga korban serta yayasan Medika GMIM, di ruang serba guna kantor DPRD Sulut, Selasa (08/02).

Kejadian itu terjadi karena sejumlah legislator telah hadir di ruang rapat tapi pihak yayasan Medika GMIM meski sudah hadir di kantor dewan tapi belum masuk ruangan.

“Memang kerja Nggak becus.. kurang ajar, tidak menghargai. Direksi yang lama hadir, kita mau fasilitasi aduan masyarakat.
Kalau ada di kantor DPRD suruh keluar mereka, yang yayasan sama direksi yang baru. Kalau kooperatif, masuk ruangan,”teriak MJP.

Tak lama kemudian, akhirnya pihak yayasan Medika GMIM bersedia hadir diruangan setelah difasilitasi Sekretaris DPRD Sulut, Glady Kawatu.

Saat rapat dengar pendapat terkait keluhan warga dugaan mal praktek dimulai, justru pihak yayasan Medika GMIM tak diberi kesempatan untuk bicara.

Usai pertemuan itu, akhirnya substansi rapat berikutnya terkait keluhan karyawan RS Bethesda Tomohon dimulai.

Sekretaris Yayasan Medika GMIM, Pdt John Slaat MTh langsung meminta ijin bicara dan dengan kerendahan hati Mengatakan permohonan maaf.

“Kami perlu mengetahui substansi rapat awal sehingga keterlambatan kami bukan disengaja. Kami mohon maaf dan buat Pak Melky, Seolah-olah kami ini bawahan bapak,”ucap Slaat.

Hal itu langsung ditanggapi Melky Pangemanan.

“Siapa yang mengatakan, bapak anak buah saya”tanya Melky.

Hingga berita ini dipublish, rapat dengar pendapat masih berlangsung. Rapat dipimpin oleh ketua Komisi IV, Braien Waworuntu yang dihadiri langsung oleh Careig Naichel Runtu, Melky Pangemanan dan Melissa Gerungan serta hadir secara virtual, Jems Tuuk.Hadir juga dari pihak Yayasan Medika GMIM yakni Ketua Yayasan Windy Lukas, Serta Plt Direktur RSU Bethesda Tomohon. (Mon)