oleh

Masih Takut Pulang, Turis Cina di Indonesia akan Diperpanjang Long Staynya

TURIS atau warga pekerja Cina yang sedang berada di Indonesia dan masih ingin tinggal, termasuk di Sulawesi Utara, akan diberikan perpanjangan visa tinggal. Pasalnya tak sedikit warga Cina yang sehat tersebut masih takut untuk kembali ke negerinya.

Menko bidang perekonomian Airlangga Hartarto membuat hotline sembilan kementerian terkait antisipasi virus corona. Airlangga Hartarto menjelaskan terkait antisipasi Virus Corona, pemerintah akan membuat hotline dari sembilan kementerian di antaranya Perhubungan, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Badan POM, Kesehatan, dan Keuangan terutama Bea Cukai.

“Ini terkait dengan kebijakan per hari Rabu, nanti penerbangan dari Indonesia ke China sementara dihentikan. Kemudian juga akan dikeluarkan kebijakan-kebijakan terkait dengan keimigrasian,” kata Menko Perekonomian, Selasa (4/2) dikutip dari laman setkab.go.id.

Pemerintah, lanjut Menko, akan melakukan pembatasan dari Tiongkok untuk tidak ke Indonesia, dan akan dimonitor sampai dengan setiap dua minggu di bulan Februari ini.

Terkait dengan tenaga kerja ataupun turis dari China yang kemarin ke Indonesia, sambung Menko, bagi mereka yang belum sempat kembali atau pulang, pemerintah akan memfasilitasi terkait dengan visa, perpanjangan visa overstay-nya.

“Nah itu yang akan difasilitasi oleh pemerintah, overstay sampai dengan satu bulan itu akan difasilitasi,” kata Airlangga.

Soal Kementerian Perdagangan, sambung Menko Perekonomian, karena tadi disampaikan bahwa metode daripada transmisi penyakit ini melalui human to human dan juga melalui wild animal, maka kebijakan pemerintah adalah akan melarang impor live animal dari Tiongkok.

Ketika sejumlah negara menolak masuknya turis China, di Batam ratusan wisatawan Tiongkok masuk dan diangkut dengan pesawat serta bus khusus.

Ketika sejumlah negara cegah turis China, di Batam Indonesia turis China justru berbondong-bondong masuk. (mdc)