oleh

Masih Ada 16 Kampung di Sangihe Belum Cair Dandes

KOMENTAREN.NET, Tahuna – Hingga memasuki triwulan kedua ternyata masih ada 16 kampung dari 145 kampung yang belum mecairkan anggaran dana desa (Danes) tahap pertama. Hal ini tak ditepis Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jefry Gaghana SH,MH dikonfirmasi Kamis (27/06) kemarin. Meski sebagian besar kampung telah mencairkannya, pihaknya kata Gaghana terus berupaya mempercepat pencairan dandes kampung yang belum terlaksana.

“Sudah ada upaya percepatan pencairan dandes tahap pertama, namun masih ada 16 kampung yang belum terlaksana. Jadi sebagian besar sudah cair,” ungkapnya. Diakui mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sangihe, sejauh ini PMD telah berupaya memfasilitasi agar pencairan dandes berlangsung cepat, hanya saja kendala masih perhadapkan kampung-kampung yang belum menuntaskan Anggaran Pendapatan Belanja Kampung (APBK). ”Persyaratan tahap pertama kan Cuma APBK, jadi beberapa kampung saat ini sedang menyelesaikannya,” ujarnya.

Dijelaskan pula, terjadinya keterlambatan pihak kampung menyediakan APBK, lebih disebabkan karena adanya perubahan administrasi yang dulunya hanya manual, kini telah berubah menggunakan kode rekening untuk seluruh transaksi. ”Jadi memang tak bisa terhindarkan ketika ada keterlambatan, sebab adanya perubahan pola manual ke rekening transaksi,” kata Gaghana.

Guna menghindari adanya keterlambatan pencairan dimasa mendatang, pengelolaan dandes akan menggunakan sistim keuangan desa (Siskeudes), termasuk akan dilaksanakan bimbingan teknik bagi perangkat kampung yang akan menjadi pengelolanya. ”Tahun ini semua kampung sudah harus menggunakan Siskeudes dan pekan depan kami akan menggelar bimtek bagi perangkat kampung dengan menghadirkan pemateri dari Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Manado,” jelas Gaghana.(ver)