oleh

Maria Pauline Lumowa Pernah Lama di Israel

BURONAN kasus korupsi kelas kakap, Maria Pauline Lumowa, kini sudah tertangkap setelah melakukan pelarian dan persembunyian selama 17 tahun lamanya.

Wanita berdarah kawanua yang telah menjadi warga Negara Belanda ini, ternyata dalam pelariannya pernah bermukim di Israel. Hal ini disampaikan langsung Maria Lumowa ketika diwawancarai wartawan Media Indonesia, Rustika Herlambang di Singapura, pertengahan Desember 2003 silam.

Lumowa sendiri meski dalam status buronan waktu itu, sering meladeni wartawan untuk diwawancarai. Dia juga menceritakan kemana saja dia pergi di berbagai Negara.

Seperti ketika wawancara dengan Rustika, seperti dilansir kumparan, Maria yang akrab disapa Erry ternyata pernah bekerja di Israel. Menurut Maria, dalam wawancara tersebut, ia pergi ke Israel sebagai rasa syukur pada Tuhan karena bisa sembuh dari leukemia.

Erry cukup lama tinggal di Israel. “Di sana (Yerusalem) ada Masjid Al-Aqsa—simbol kebersamaan dan kedamaian,” ujarnya kepada Rustika tentang tempat suci tiga agama itu. “Israel adalah salah satu tempat yang berkesan buat saya,” kata Maria, mengaku merasa betah di negara itu.

Dan memang kata “Israel” sempat muncul dalam kasus pembobolan BNI. Salah seorang tersangka yang telah divonis, mantan Dirut PT Brocolin International Dicky Iskandar Dinata, mengatakan bahwa duit US$ 100 juta yang dikelola perusahaannya berasal dari investor Israel. (kmp/sbr)