oleh

Management Obyek Wisata Tuur Ma’asering Dukung Penerapan PPKM Tutup Lokasi Wisata

Tomohon, Komentaren.Net- Pencegahan penyebaran Covid-19 gencar dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon, kerumunan lewat aktifitas lokasi wisata jadi sasaran. Surat edaran penutupan obyek wisata kemudian dikeluarkan, hal ini sesuai intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) no 23 tahun 2021 terkait perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terhitung 21-25 juli.

Terpantau, salah satu obyek wisata di Kota Tomohon langsung menutup aktifitas dan tidak melakukan operasional pelayanan pengunjung Wisata untuk sementara.

Pengelola obyek wisata Tuur Ma’asering Jefriani Polii mengakui, pihaknya sangat mendukung edaran yang sudah dikeluarkan Pemerintah. Penutupan wisata ini tentu sebagai langka pencegahan penyebaran Covid-19.

“Sejak dikeluarkan edaran tersebut, wisata Tuur Ma’asering langsung kami tutup, tidak ada aktifitas baik para pengunjung ataupun para pekerjanya,”kata Polii di Tomohon, Kamis (22/07).

Menurutnya, dalam dukungan penerapan PPKM ini, tentu dibutuhkan usaha dan kerja sama dari para pengelola wisata, stake holder, ataupun semua pihak.

“Covid ini bukan hanya pergumulan oleh Pemerintah, tetapi semua juga harus terlibat aktif dalam pencegahan, termasuk pelaku usaha obyek wisata. Dengan pemberlukan ini kami menejemen Tuur Ma’asering sangat mendukung baik edaran yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi ataupun Tomohon,”terangnya.

Lebih lanjut Ketua Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) Kota Tomohon ini mengungkapkan, Tomohon yang masuk kriteria level tiga situasi pandemi Covid tentu harus siaga dan intens dalam memerangi penyebaran virus.

“Tuur Ma’asering ditutup sementara penerapan berjalan, dan akan dibuka kembali apabila wilayah kota bunga ini sudah dinyatakan aman berdasarkan penetapan Pemerintah daerah, “tutupnya (ik)