oleh

Listrik Masuk Pulau, Bupati: Terima Kasih Pelayanan PLN Tahuna

KOMENTAREN.NET, Tahuna – Program PT. Perusahaan Listrik Negara  (PLN) untuk melistriki seluruh pulau di Kabupaten Kepulauan Sangihe secara bertahap diselesaikan dengan baik. Tak heran, Bupati Jabes Gaghana SE,ME secara spontan langsung memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih ketika menyampaikan sambutan saat membuka acara Me’Daseng di pulau Enggohe Kecamatan Nusa Tabukan, sekaligus penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati dan Manager PLN UP3 Tahuna Mulke Gal Tumanken, Jumat pekan lalu.

Apresiasi Bupati terhadap kinerja PLN sangat mendasar, sebab selama ini warga pulau sangat membutuhkan listrik bukan hanya sebagai fasilitas penerangan, tapi lebih dari untuk kebutuhan usaha perikanan. ”Dengan dapat terlistrikinya desa pulau di Kabupaten Kepulauan Sangihe, saya memberikan apresiasi yang tinggi serta terima kasih kepada pihak PT PLN Tahuna atas pelayanan dan tanggung jawab terhadap masyarakat,” kata Bupati.

Sementara itu Manajer PLN UP3 Tahuna, Mulke Gal Tumanken dikonfirmasi disela-sela acara Me’Daseng  mengatakan, penandatanganan MOU merupakan petunjuk teknis (juknis) yang mengatur penyetoran Pajak Penerangan Kalan (PPJ) oleh PLN kepada Pemda Sangihe serta pembayaran tagihan rekening listrik Pemda Sangihe ke PLN. “MOU ini bertujuan antara lain, untuk menjamin kelancaran penyetoran PAD yang berasal dari PPJ, juga menjamin kelancaran pelunasan rekening listrik Pemda ke PLN serta bersama-sama melakukan pengawasan dan penertiban PJU ilegal,” Ujar Tumanken. Lanjut dikatakan, selain beberapa poin yang tercantum di MOU diatur juga program untuk meterisasi titik PJU dalam rangka peningkatan efisiensi.

Begitupun terkait jam operasi PLN di Kecamatan Nusa Tabukan, khususnya di kampung bukide yang baru beroprasi 12 jam, mulai pukul 18.00 sampai pukul 06.00 wita, Tumanken mengatakan hal tersebut akan menjadi program dari pihak PLN. “Nantinya kita akan mengoprasikan sampai 24 jam, namun demikian pasti ada standar-standar yang dievaluasi oleh korporat, di wilayah mana yang sudah bisa dinaikan jam operasinya,” jelas Tumanken yang juga menambahkan, harus ada pemerataan karena masih ada beberapa desa yang bahkan belum dilayani oleh PLN, prioritas yang dilakukan adalah melistriki selanjutnya peningkatan jam operasi. (ver)