oleh

Kunker di Sulut, Menkes: Jangan Takut Divaksin

Komentaren.net-.Dalam rangkaian kunjungan kerja (kunker) di Provinsi Sulut, Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin meninjau pemberian vaksin sinovac di Auditorium Unsrat Manado, Jumat (5/3/2021) pagi.

Pada kesempatan tersebut, Menkes melihat langsung pemberian vaksin bagi para lansia, mulai dari pendaftaran, screening hingga penyuntikan vaksin.

Dirinya menyebut, prioritas pertama pemberian vaksin, yakni bagi tenaga kesehatan, sebab resiko tinggi terkena virus corona.

“Karena mereka setiap hari bertemu dengan pasien yang sakit Covid-19. Resiko terpapar tinggi,” ujarnya.

Menkes menambahkan, untuk tahap kedua diutamakan bagi lansia. Karena dari 100 orang lansia yang terkena, lebih dari 50 yang bisa meninggal.

“Saya sangat terharu banyak lansia yang hadir dan semangat. Apalagi usia para lansia di Sulut rata-rata 70 tahun ke atas. Ini patut di beri apresiasi,” ujarnya.

Terkait penanganan virus corona, Menkes mengatakan paling penting adalah perubahan perilaku masing-masing dalam beraktifitas yakni, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan

“Butuh perubahan perilaku guna mengurangi laju pandemi. Vaksin juga berpengaruh menghambat dan mengurangi secara drastis pandemi. Jadi, jangan takut divaksin,” tuturnya .

Yang jelas kata Menkes, bahwa vaksin bertujuan mengurangi resiko tertular dan resiko masuk rumah sakit.

“Vaksin sinovac masih efektif. Pemberian vaksin juga bagi yang berusia 18 tahun ke atas dan di Indonesia ada 188 juta warga di usia tersebut. Indonesia beruntung dapat duluan vaksin ini.Tapi butuh waktu agar semua masyarakat dapat Divaksin,” katanya.

Sementara itu, anggota DPR-RI Felly Runtuwene yang ikut bersama menteri mengatakan, selaku mitra kerja pihaknya meminta pak menteri mendampingi dalam pemberian vaksin tahap kedua bagi lansia.

“Ini merupakan fungsi pengawasan kami melihat langsung pemberian vaksin,” kata Felly.

“Kami ingin tahu proses pemberian vaksin. Mari tetap jaga protokol kesehatan guna menghambat penyebaran Virus Corona”, tutupnya.

Diketahui, kegiatan vaksinasi massal ketiga yang dilaksanakan di auditorium unsrat ini ikut dihadiri Maxi Rondonuwu Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Dirut RSUP Kandou Jimmy Panelewen, Rektor Unsrat Ellen Kumaat dan Kadis Kesehatan Sulut Debby Kalalo.
(Stvn)