oleh

Kunjungi Gereja Mawar Sharon, Olly Ingatkan Ibadah Sesuai Protap Covid-19

GUBERNUR Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey mengharapkan gereja bisa beribadah dan beraktivitas, namun tetap mengedepankan protap kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Dia juga mengingatkan solusi bagi gereja dengan anggota jemaat yang banyak, agar menambah jam beribadah agar bisa menerapkan phsycal distance.    

Hal ini disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey ketika bersama jajaran Forkopimda mengunjungi Gereja Mawar Sharon Manado, Kamis (25/06/2020) lalu. Kedatangan Gubernur Olly guna memastikan kesiapan pembukaan kembali rumah ibadah di fase tatanan kebiasaan baru atau era new normal ini.

“Dari awal kan saya katakan, pemerintah tidak menutup rumah ibadah. Tapi kita menganjurkan seluruh pengurus rumah ibadah melakukan kegiatan, karena juga sudah mulai ada orang ke mal, tentu orang datang di rumah ibadah juga harus boleh. Tetapi dibatasi dengan semua aturan sesuai protap Covid-19,” tegas Olly.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey menegaskan, penerapan physical distancing dengan pembatasan jumlah jemaat yang hadir dalam setiap ibadah, perlu dilakukan. Menurutnya, penambahan frekuensi ibadah bisa menjadi solusi, agar jemaat tetap bisa beribadah di rumah ibadah.

“Misalnya kayak gedung ini biasa orang beribadah 700 orang. Saya minta paling tinggi 100 orang saja, supaya bisa berjalan jadi ibadahnya diperlebar. Contoh jam 6 sampe jam 7, jam 7 sampe jam 8, kan ibadahnya diperpanjang, begitu juga tempat-tempat lain saya kira. Makanya saya datang cek ke sini, karena saya tahu Gereja Mawar Sharon ini banyak sekali jemaatnya yang dating, jadi saya datang cek langsung jangan sampe mereka tidak siap, nah itu kan repot nanti kita sendiri,” lanjutnya.

Lebih jauh, Olly mengimbau seluruh jemaat disiplin menerapkan protokol Covid-19 dengan menggunakan masker, physical distancing dan mencuci tangan dengan sabun. “Saya sangat mengharapkan tempat-tempat ibadah itu pertama ada aktivitas , kedua saya kira juga tempat-tempat ibadah itu harus sesuai dengan Protokol Covid-19 yang ada sehingga tidak menjadi cluster-cluster baru dalam penyebaran virus Covid-19 ini. Yang paling penting kalau kita beribadah harus menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak dan jaga kesehatan, saya kira tidak ada masalah,” imbuh Olly.

Sementara itu di lingkup GMIM, sejumlah jemaat juga sudah akan menggelar ibadah (non virtual) dengan berkunjung langsung ke dalam gedung gereja. Salah satu GMIM Sion Matungkas yang akan menggelar ibadah Minggu nanti, bahkan turut melakukan perjamuan. Hal ini dibenarkan Ketua BPMJ GMIM Sion Matungkas, Pdt Billy Johannis.

“Kami sudah siap untuk beribadah Minggu dengan segala sarana prasarana menyangkut protokol kesehatan,” katanya seraya ‘menantang’ kiranya Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw bisa ikut datang beribadah bersama’ sekaligus meninjau pelaksanaan ibadah di tengah pandemi dengan mengedepankan protap kesehatan Covid-19. (vil/*)