oleh

Kepergok Bawa Shabu, Residivis Curanmor Asal Tuminting Terancam Penjara Seumur Hidup

KOMENTAREN.NET, Bitung – Tidak hanya kriminalitas yang menjadi momok di Kota Bitung belakangan ini. Namun peredaran narkotika jenis shabu nampaknya kian mulai ramai. Setelah digemparkan pembunuhan secara sadis dengan menikam seorang Pelaut secara bergantian.

Kali ini Kota Bitung digemparkan dengan adanya penangkapan obat-obat terlarang jenis shabu-shabu tepatnya di wilayah Kelurahan Aertembaga.

Hal ini terungkap lewat Press Release yang dilaksanakan Polres Bitung pada Kamis (09/05) di halaman Mapolres Bitung dimana Satuan Reserse berhasil membekuk RI alias Iki Doyok (27) warga Kelurahan Mahawu, Kecamatan Tuminting, Kota Manado yang membawa 107,6 gram shabu di depan salah satu hotel di Kelurahan Winenet Kecamatan Aertembaga, pada Sabtu (04/05).

Iki alias doyok (27) ini dalam penyampaian Kasat Narkoba AKP Frelly Sumampouw adalah Residivis Curanmor dimana dalam proses penangkapan ini merupakan arahan dari Kapolres Bitung AKBP Stevanus Tamuntuan MSi dalam memberantas akan peredaran Narkoba di Sulut termasuk di Bitung.

Dalam penjelasanya di Mako Polres Bitung, Kamis (09/05/19) kepada Komentaren.net Sumampouw mengatakan, penangkapan dilakukan oleh Tim Opsnal Sat Res Narkoba dimana dalam beberapa hari ini ada sejumlah titik merah yang sudah terdeteksi. Sehingga di wilayah Aertembaga tim Opsnal  melakukan pengamatan di beberapa hotel yang ada di sekitar Kecamatan Aertembaga. Alhasil terdeteksi ada target yang diduga melakukan transaksi. Dan benar dalam pemantauan ada dua orang dua orang lelaki berciri-ciri kurus bertato sekujur tubuh sedang mengambil sesuatu yang gerak-geriknya mencurigakan.

Dimana seorang lelaki membawa sebuah barang di dalam bungkusan tas plastik hitam berisi serbuk putih. Barang tersebut diduga narkotika shabu yang terisi dalam plastik putih tertutup lakban warna putih,” sebutnya.

Apalagi tim Unit Opsnal mengenal akan Iki Doyok yang mencurigakan tersebut karena merupakan residivis curanmor. Setelah didekati target kelihatan gelisah dan setelah diperiksa atau digeledah ditemukan narkoba jenis shabu.

Dan benar saat dilakukan penggeledahan temannya RP alias Rizal (27) dan kendaraan bermotor yang dikendarainya. Hasilnya tidak ditemukan barang jenis sabu lainnya.

Selanjutnya Tim Opsnal langsung mengamankan keduanya dan membawa mereka ke Mako Polres Bitung Sat Res Narkoba untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan tes urin.

 “RI alias Iki Doyok kami tetapkan sebagai tersangka. Sedangkan RP alias Rizal sebagai saksi yang mengantarkan tersangka, sebagai tukang ojek. Dan Doyok  sesuai Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 pasal 114 ayat (2) tentang narkotika ancaman hukuman adalah Seumur Hidup,” ujar Sumampouw. Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan satu paket narkotika jenis sabu seberat 107,6 gram, uang tunai sebesar Rp380 Ribu, satu KTP atas nama RI dan satu buah handphone Nokia.(nan)