oleh

Kejadian di TPB Hanya Wire Crane Melorot

KOMENTAREN.NET, Bitung – General Manager (GM) Terminal Peti Kemas Bitung (TPB) Muhamad Ayub Rizal angkat bicara soal terjadinya masalah di TPB pada Jumat (22/11/2019). Menurutnya dugaan tali labrang atau Wire Crane putus atau tidak kuat menahan beban itu sangat tidak benar. “Kami sampai saat ini, sudah memeriksa langsung kemarin dan masih menginvestigasi kemungkinan penyebabnya agar bisa menjadi antisipasi kedepan,” ujar GM kepada Komentaren.net via WhatsApp-nya, Sabtu (23/11/2019).

Apalagi saat ini disampaikan personil TPB bahwa situasi di TPB sudah berjalan normal seperti biasanya. “Ya ini hanyalah insiden yang kami masih menelusuri penyebabnya. Apalagi usai kejadian pihak Polsek pelabuhan langsung mengecek kondisi di TPB dan telah selesai dilakukan pemeriksaan,” ujar salah satu staff di TPB.

Diketahui pada Jumat (22/11/2019) pantauan Komentaren.net bahwa aktivitas bongkar muat di TPB terhenti karena diduga karena tali labrang Crane melorot. Sontak kejadian ini membuat beberapa kalangan sopir mempertanyakan akan fasilitas yang ada di TPB. “Kami curiga alat-alatnya sudah tua sehingga sering rusak dan bermasalah seperti ini,” kata sejumlah sopir yang meminta namanya tidak disebutkan.

Kendati demikian salah satu crane yang sementara melayani proses bongkar muat diduga bermasalah sekitar pukul 17.09 WITA sehinga harus terhenti. Beruntung dalam insiden ini tidak ada korban atau menimpa truck kontainer. Informasi dari berbagai sumber mengatakan proses bongkar muat terhenti karena sling crane tiba-tiba kendur saat mengangkat penutup palka kapal dan menimpa lantai dermaga.

“Beruntung tidak ada mobil dan buruh dibawahnya, jadi tidak ada korban jiwa,” kata salah satu pekerja yang identitasnya dirahasiakan. Dirinya menyatakan, sling diduga tidak mampu mengangkat beban hingga putus. “Bisa juga sling sudah aus atau tua sehingga tidak mampu mengangkat beban,” katanya.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samudera (KPS) Kota Bitung, AKP May D Sitepu SH SIK saat dikonfirmasi lewat WhatsApp membenarkan akan insiden tersebut. “ Iya memang dari penelusuran kami bahwa ada labrang untuk mengangkat tutup palka kendur dan tutup palka secara perlahan terjatuh di dermaga bukan putus. Dan tidak ditemukan korban,” kata Kapolsek.

Dirinya juga mengaku sudah mengecek langsung ke lokasi kejadian untuk betul-betul memastikan tidak ada korban jiwa serta kronologi kejadian. “Bukan putus, hanya labrang kendur dan sementara dalam perbaikan,” katanya.(nan)