oleh

Kapolda Irjen Lumowa Beri Contoh Berlalu-lintas

TAK sedikit pejabat dalam berlalu-lintas di jalan raya menggunakan ‘keistimewaannya’ untuk bisa menerobos kemacetan dengan cepat. Baik menggunakan pengawalan maupun memakai lampu strobo, agar kendaraan umum di jalan bisa memberi jalan.

Namun keteladanan ditunjukkan Irjen Pol Drs. Royke Lumowa, M.M terkait disiplin dalam berlalulintas. Walau menjabat orang nomor satu di Mapolda Sulut, Kapolda Sulut Irjen Lumowa tidak ingin memakai ‘hak prioritas’ berlalu-lintas saat berada di jalan.

Seperti dilansir Tribratanews Humas Polda Sulut, ketika Jenderal bintang dua ini melewati jalan Bethesda, Kendaraan Dinas (Randis) yang ditumpangi Kapolda Sulut ini tanpa pengawalan. Bahkan kendaraan kapolda pun berhenti di persimpangan saat lampu merah.

Kendaraan dinas jenis sedan Camry berplat bintang dua ini berhenti mengikuti kendaraan lain pada umumnya, yang ketika mendapati lampu merah di persimpangan, harus berhenti.

Sontak ini menjadi perhatian beberapa pengendara yang lewat melintas jalan tersebut.

Siang itu terpantau Kapolda Sulut akan mengunjungi Keuskupan Manado untuk melakukan silaturahmi dengan Uskup Mgr. Benedictus E. Rolly Untu, MSC dan sejumlah pastor.

Kapolda Sulut dalam beberapa kesempatan pernah mengatakan, dirinya akan mengikuti aturan lalulintas yang ada.

“Kalau lampu merah ya harus berhenti, kecuali saat mengunjungi TKP yang diharuskan untuk cepat sampai,” ucap Kapolda Lumowa. (trb)