oleh

Kandouw: Terima Hibah Terbesar, Towo Jika Sebut BMR Dianaktirikan !

Banwas

KOMENTAREN.NET – Rumor tak bertanggungjawab yang menyebut kepemimpinan Olly-Steven menganaktirikan wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR), ditepis Calon Wakil Gubernur Steven Kandouw. Malah dia mengungkapkan, bantuan hibah dari Pemprov Sulut untuk BMR adalah yang terbesar diberikan.

“Banyak orang karena kepentingan Pilkada, berikan info-info sesat. Katanya kita pilih-pilih kasih di 15 kabupaten/kota. BMR dianaktirikan. Itu dusta. Towo samua,” tegas Kandouw pada acara pelantikan Tim Relawan Pemenangan ODSK Dumoga Raya Hebat, di Desa Imandi, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolmong, Kamis (26/11/2020).

Sebab lanjut Kandouw, data yang ada, BMR malah mendapat hibah terbesar dalam kepemimpinan ODSK. Menariknya, dia menegaskan, hibah itu akan bertambah besar nantinya dalam periode kedua kepemimpinan Olly-Steven. “Jika BMR kita menang, akan dapat hibah lebih besar lagi,” tandasnya disambut applaus anggota dan tokoh masyarakat yang hadir di Imandi.

Dalam kesempatan itu, Kandouw juga menyentil adanya orang yang tiba-tiba menjadi pembela para masyarakat penambang. “Ada yang sok menjadi pahlawan dengan pura-pura menjadi pembela. Saya sampaikan itu dusta besar. Karena ketika kami dilantik 5 tahun lalu, Pak Olly selaku gubernur mencopot semua izin-izin pertambangan di Boltim dan Minsel yang tidak berpihak pada rakyat, yang hanya berpihak pada investor gelap yang bukan berasal dari daerah.”

Hal itu katanya bisa ditanyakan langsung ke James Tuuk selaku Ketua Asosiasi Tambang. “Cek sampai di Kementrian, bahwa Pak Gub (Olly Dondokambey) sudah usulakn izin pertambangan rakyat untuk rakyat. Nanti Pak Olly akan jelaskan bagaimana perjuangan Pemprov Sulut dalam melindungi penambang Sulut. Yang pasti kita memperhatikan kesejahteraan lingkungan, kesejahteraan penambang, dan untuk pendapatan daerah,” katanya.

Menarik, Kandouw dalam kampanyenya itu mengajak pemilih di BMR, untuk memenangkan ODSK termasuk di Boltim, bersama 4 kabupaten/kota lainnya di BMR. Mari torang beking rata BMR,” serunya yang disambut yel-yel pendukung. 

Sebelumnya Anggota DPR RI dari PDIP, Herson Mayulu menegaskan, bahwa bersama Yasti dan Tatong serta para tokoh masyarakat di BMR telah bersatu untuk memenangkan ODSK di wilayah Totabuan Raya.

Diakuinya, dulu dia dengan Yasti Soepredjo berseberangan. “Tapi kini torang so baku bae. Karena apa? Karena torang pentingkan BMR. Kalau orang lain yang pimpin nda akan jadi. Kalu OD gubernur, akan berlanjut semua pembangunan di Sulut,” katanya.

Dan dia mengatakan, jika nantinya ODSK menang di Imandi, pembangunan akan semakin nyata. Salah satu yang disebutnya adalah hotmix jalan di Imandi. “Insyaalah, 9 Desember torang menang, ini jalan Ibu Yasti mo aspal. Karena ini jalan kabupaten. Urusan saya jalan nasional. Bu Yasti nantinya akan masukan dalam program agar ditindaklanjuti (ODSK). Setujuuuu?,” katanya menargetkan 80 persen kemenangan Olly-Steven di Imandi.

OD CABUT 51 IUP

Seiring pengajuan izin pertambangan rakyat agar benar-benar dinikmati dinikmati masyarakat pertambangan di Sulut, Pemerintahan Olly-Steven telah mencabut 51 Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang tidak jelas. Hal itu disampaikan Olly Dondokambey saat menghadiri kampanye di Dumoga Raya.

“Tentang pertambangan masyarakat, saya kira kita harus menaati aturan, dan yang dapatkan manfaatnya adalah rakyat Sulut. Pertambangan diberikan Tuhan kepada kita, dan harus kita yang nikmati dalam meningkatkan ekonomi,” kata Olly.

“Kebijakan kami, adalah dengan mencabut IUP-IUP yang tidak jelas. Ada 51 IUP, di Bolsel, Minsel dan tempat lain,” katanya. Karena ada yang hanya bawa surat jual kiri kanan. Pertambangan di Sulut banyak yang potensial, tegas Olly, harus dinikmati dan dikuasai masyarakat Sulut.

Itu katanya menjadi tugas pemerintah yang selalu berada di tengah masyarakat, demi kesejehatreaan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Calon Gubernur nomor 3 ini juga mengatakan, pemerintahan Olly-Steven akan terus mengupayakan pelayanan bagi masyarakat, terutama di sektor kesehatan, ekonomi dan pendidikan sebagai kebutuhan dasar masyarakat.

“Nantinya tidak ada yang tidak terlayani, terutama di Bolmong ini,” katanya menyebut, pihaknya kini telah bekerjasama dengan Walikota Kotamobagu dan Bupati Bolmong dalam menghadirkan fasilitas, salah satunya rumah sakit rujukan sehingga semuanya tertangani dengan baik.

Begitu juga kerjasama di sektor pendidikan. “Semua kita support bersama,” katanya. Malah dalam progress saat ini, sedang dibangun pesantren modern di kotamobagu. “Itu dalam rangka meningkatkan sumberdaya manusia anak-anak kita, baik iman dan takwa.”

Olly juga mengatakan, kini tokoh masyarakat BMR bersatu dalam gerbong Olly-Steven demi satu tujuan, yakni mensejahterakan rakyat dan menata segala yang terbaik bagi BMR. Sehingga nantinya, jika pemerintah pusat mengizinkan terbventuknya Provinsi BMR, semuanya sudah tertata.

“Tadi Pak Herson Mayulu dan Yasti so bilang, torang so bersatu. Mereka tinggalkan ego mereka masing-masing demi satu tujuan , yakni bagiamna bawa masyarakat BMR tambah hebat dan sejahtera,” katanya.

Bahkan dalam waktu dekat, lanjut Olly, jika vaksin virus Covid-19 sudah ada, BMR akan segera melakukan lompatan besar secara ekonomi, karena pihaknya telah menyiapkan BMR sebagai kawasan industry.

“Setelah vaksin virus ada, torang akan buka kawasan industri Mongondow yang akan menyerap 200 ribua tenaga kerja. Semua ini boleh jalan kalau semua torang bersatu. Pilih nomor 3 (Olly-Steven)!,” kata Olly disambut gembira ribuan pendukung di Dumoga Raya. Hadir dalam acara tersebut, Bupati Bolmong Yasti Soepredjo, Walikota Kotamobagu Tatong Bara, Bupati Mitra James Sumendap, Anggota DPR RI asal BMR, Herson Mayulu, Anggota DPRD Sulut dapil BMR, Rocky Wowor dan James Tuuk. (mon*)