oleh

JG Tantang Pemuda Tangkap Peluang di Era Ekonomi Digital

 DI jaman digital dan berkembang pesatnya komunikasi dan informatika, kalangan pemuda yang lebih enerjik dengan generasi tua, memiliki kesempatan untuk menangkap peluang ekonomi digital modern. Pasalnya, di era ini tak sedikit anak muda yang berhasil menjadi pengusaha kelas dunia karena jeli memanfaatkan teknologi informatika.

 “Kita saat ini memasuki ekonomi digital, saatnya kalangan generasi muda kita memanfaatkan dan menunjukkan kemampuan dengan skill yang dimiliki,” ungkap Pengusaha Muda yang telah berkiprah di tingkat nasional, Joune Ganda SE (JG).

Pemerintah di bawah nakhoda Presiden Jokowi juga telah membuka peluang yang sebesar-besarnya bagi pemuda untuk menjadi pemain penting dalam pembangunan berbasis digital. Buktinya, di kabinet ada Nadiem Makarim yang menjadi trigger sekaligus motivator bagi kalangan generasi muda Indonesia untuk menjadi leader.

“Saya yakin pemuda-pemudi Sulut memiliki kecerdasan dan enerjik untuk bisa memanfaatkan era digital ini,” tukas Wakil Ketua DPD PDIP Sulut bidang ekonomi ini. Dikatakannya, peluang besar telah diciptakan pemerintah untuk memfokus pada sumberdaya manusia. “Jangan sia-siakan peluang ini, jangan kita kalah dengan SDM dari luar. Kita memiliki kemampuan untuk itu. Kita orang Minahasa diberkati Tuhan dengan gen cerdas dan memiliki kemampuan leadership,” katanya memberi motivasi.  

Seperti diketahui, pemerintahan Jokowi mengingatkan, ekonomi digital akan menjadi peluang bisnis yang menjanjikan, karena hingga saat ini pertumbuhan pengguna internet terus meningkat. Berdasarkan data Kominfo jumlah pengguna internet di Indonesia pada 2018 mengalami kenaikan 27,9 juta atau naik 10,12 persen dari 2017 dan terus meningkat drastis di tahun 2019. “Jadi dalam satu tahun naik 27 juta pengguna internet. Ini adalah prospek industri yang baik,” kata dia.

Oleh sebab itu, pemerintah telah meresmikan “tol langit” (palapa ring), agar Indonesia bisa bersaing di dunia digital dengan memiliki kemampuan internet yang tak kalah dengan Negara-negara di dunia. (sbr/rik)