oleh

Jangan Takut, Ternyata Corona Penyakit Ringan

KOMENTAREN.NET, Manado – Masyarakat Kota Manado dan sekitarnya sempat dibuat panik bahkan takut terkait virus corona, bahkan Pemerintah mengambil berbagai kebijakan seperti meliburkan sekolah dan lainnya.

Anggapan masyarakat terkait corona ternyata jauh dari fakta medisnya. Dr Steven Dandel yang juga satgas pengendalian corona di Provinsi Sulut menyatakan dengan tegas bahwa Corona adalah penyakit ringan. “Corona itu penyakit ringan. ketakutan masyarakat yang membuat jadi berat,” tegas Dandel saat diskusi Kopdar yang di laksanakan oleh Melky Jakhin Pangemanan, Senin (16/03) di kantor DPRD Sulut.

Dandel menambahkan, timnya sudah mengendalikan sejumlah orang dalam pengawasan. “Tim kami bekerja maksimal. Ada beberapa orang yang kami pantau, istilahnya orang dalam pengawasan,” sambungnya.

Senada disampaikan dr Fransiscus Silangen yang juga sekretaris Komisi IV. Dirinya memastikan bahwa penyakit Corona bisa sembuh. “Kalau terinfeksi, yakinlah itu bisa sembuh. Virus corona itu terjangkit atau berpindah tempatnya apabila jarak kurang dari satu meter dan orang yang sudah kena virus corona, batuk atau bersin dengan lawan bicaranya. Misalkan kita kena virus corona, itu bisa sembuh sendirinya meski kita harus dirumah. Jadi bagi saya, tak ada alasan untuk takut dengan virus corona,” tegas Silangen.

Soal masker, yang saat ini langka dan diburu warga, Silangen juga mengajak agar masyarakat tidak panik dan tidak takut. “Begini, Orang yang pakai masker itu, orang yang sedang sakit karena nantinya akan tertular virus ke orang lain. Karena bisa saja virus berpindah ke orang lain. Makanya pakai masker. Kalau dia sehat, kenapa harus pakai masker, dia tidak ada virus. Janganlah berlebihan, jangan panik. Sekali lagi bagi saya penyakit corona itu penyakit ringan, dan bisa sembuh,” pungkas Silangen.

Sementara penggagas diskusi ini, Anggota DPRD Melky Jakhin Pangemanan (MJP) menyampaikan bahwa DPRD Provinsi sebagai lembaga yang melakukan pengawasan, berperan serta melakukan edukasi ke masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi Virus Covid-19. “Ada dana APBD Sulawesi Utara sebesar 45 Milliyar yang dialokasikan pemerintah untuk penanggulangan Covid-19, kami akan memastikan bahwa anggaran tersebut digunakan dengan sebaik-baiknya demi kepentingan dan keselamatan masyarakat Sulawesi Utara,”pungkas MJP.

Ikut hadir dalam diskusi pengamat politik dan pemerintahan, Taufik Tumbelaka dan Kadis Pariwisata Sulut, Hendry Kaitjily. Dikatakan Tumbelaka, masalah virus Corona, pemprov sangat lemah soal humas. “Ini masalah penting, dan peran Humas harusnya maksimal. Bentuklah tim humas khusus terkait corona. Apalagi banyak anggaran yang digeser sebesar Rp 45 Milyar terkait corona,”kata Tumbelaka.(mon)