oleh

Jadi Partner Balitbang SDM Kemenkominfo RI, Kadis Kominfo Minahasa : 5.000 Peserta Bakal Diberikan ketrampilan TIK

Minahasa, Komentaren.net – Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) sebagai leading sektor di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), mempunyai program pengembangan SDM unggulan yaitu Digital Talent Scholarship (DTS).

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Agustivo Tumundo SE MSi, dalam laporannya pada kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Nota Kesepakatan Sinergi antara Bupati Minahasa Dr Ir Royke Octavian Roring MSi,(ROR), dengan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkominfo RI Dr. Eng. Hary Budiarto MKom. IPM.

Menurut Tumundo, Program Digital Talent Scholarship (DTS), sudah dimulai sejak tahun 2018 dan bertujuan untuk memberikan pelatihan dan sertifikasi bidang TIK guna meningkatkan kompetensi masyarakat Indonesia.

“Kita bersyukur, di tahun 2021 ini Balitbang SDM Kemenkominfo melalui Balai BPSDMP Kominfo Manado telah menggelar kegiatan ini di Kabupaten Minahasa sebanyak lima kali, dengan sasaran atau segmen peserta yakni para pelaku UMKM, para ex Pekerja Migran dan Wartawan di Minahasa, yang pernah di gelar di Hotel Mercure Tateli Beach dan Hotel Yama Resort Tondano,” ungkap Agustivo Tumundo.

Selain itu, lanjutnya, Minahasa juga dipilih menjadi partner dalam kegiatan Balitbang SDM Kemenkominfo untuk tahun 2022 nanti, sehingga digelarnya Penandatanganan Kesepakatan Sinergi pada hari ini.

“Dalam pelaksanaan nanti, Kabupaten Minahasa diberi target peserta sebanyak 5.000 orang yang bakal diberikan ilmu dan ketrampilan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Tentunya yang menjadi harapan kami agar target tersebut dapat terwujud dengan dukungan semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah,red) yang terundang saat ini, sehingga kegiatan dalam bentuk Thematic Academy nanti sebagai program pelatihan pengembangan SDM yang bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja terampil di bidang TIK, dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing bangsa di era industri 4.0,” pungkasnya.(nes)