oleh

Ingin Foya-foya, Pacar ‘Dijual’ di Online

USAI digrebek Tim Unit Reaksi Cepat Totosik Polres Tomohon, mucikari prostitusi online lewat aplikasi Mi Chat mengakui jika gadis di bawah umur yang ditawarkannya di online, dilakukan dengan modus pacaran.

ML alias Meldy (18) warga Winangun Manado saat diinterogasi mengaku jika S, yang masih berumur 14 tahun tersebut, ditawarkannya diaplikasi online untuk kebutuhan sewa mobil, hotel dan foya-foya.

“Dia itu adalah pacar saya. Dan kami melakukannya atas persetujuan bersama,” ungkapnya blak-blakan, Sabtu (06/07).
Kepada Katim URC Totosik Polres Tomohon, Bripka Yanny Watung Sdb, Meldy mengungkap jika belum lama melakukan peristiwa tersebut. “Kami belum lama melakukan hal ini di kota Tomohon. Dan kami tak menyangka jika hal ini akhirya bisa terendus cepat pihak kepolisian. Saya pasrah saja dan siap menanggung apa yang kami perbuat. Saya kapok,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolres Tomohon, AKBP Raswin Bachtiar ketika dikonfirmasi melalui Katim Totosik Polres Tomohon, Bripka Yanny Watung menjelaskan, saat ini kedua mucikari BS (20) alias Ayen, warga Karombasan Manado bersama wanita yang di dagangkannya yakni PK (21) dan M alias Meldy (18) warga Winangun Manado bersama S, sementara dilidik pihaknya “Dari interogasi awal, kedua mucikari ini mematok harga Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta untuk sekali kencan dengan wanita yang disediakannya. Dan dari hasil itu, mereka mendapat komisi 10 persen,” kunci Watung.(nox)