oleh

Ingatkan Bahaya ‘Virus Kelaparan’, Olly Ajak DPRD Sambut New Normal

GUBERNUR Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey mengajak DPRD Sulut secara bersama-sama terus membangun daerah di era new normal. Gubernur Olly mengapresiasi sinergitas yang terjalin antara Pemprov Sulut dan DPRD selama ini.

Gubernur Olly Dondokambey mengatakan, mau tidak mau kita harus memasuki new normal, karena jika hanya terfokus mengatasi virus corona, ada bahaya virus lainnya yang akan menghadang, yakni ‘virus kelaparan’.  

 “Kita menyambut era baru new normal, apa yang dianjurkan oleh Pak Presiden mari kita sama-sama sambut semua ini. Kita menangani Covid-19, juga kita tangani ekonomi agar bisa berjalan. Kedua ini tidak bisa dipisahkan seperti dua sisi mata uang, kita harus berjalan bersama sama. Kalau kita cuma tangani virus (corona) ini, virus bae tapi datang virus baru, virus kelaparan. Nah bahaya kalau datang virus ini,” tukas Gubernur Dondokambey saat menghadiri rapat paripurna pengambilan keputusan ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Sulut Tahun Anggaran 2019 di Gedung DPRD Sulut, Kamis (18/06/2020).

Olly mengaku optimis bahwa sektor perekonomian Sulut di era new normal dapat berjalan lancar jika semua pihak wajib mematuhi protokol Covid-19 dalam menjalankan aktivitasnya. “Mari kita sama-sama jalani semua kegiatan dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat Sulut. Kita lakukan protokol Covid-19 dengan baik sehingga betul-betul apa harapan kita membawa Sulut dan rakyat sejahtera ke depan, bisa tercapai,” lanjutnya.

Suami Ny Rita Tamuntuan ini juga mengajak seluruh jajaran Pemprov Sulut dan DPRD, agar terus bekerja mempercepat penanganan pandemi Covid-19 di Sulut di era new normal. “Saya kira hal inilah yang kami inginkan sebagai pemerintah di dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ada koreksi dari semua karena tugas kita masing-masing dalam rangka menjalankan pemerintahan, baik eksekutif maupun legislative, bagaimana pertanggungjawaban yang betul-betul bisa dirasakan secara nyata oleh rakyat di tengah situasi Covid-19 saat ini. Dan tentunya banyak hal yang harus kita kerjasama bersama, sehingga penanggulangan permasalahan di tengah masyarakat saat ini bisa kita tangani bersama,” ujar Olly.

Gubernur seperti dilansir website resmi pemprov Sulut, www.hubmaspemprovsulut menuturkan bahwa siklus pembangunan yang menjadi tanggungjawab bersama, belumlah berakhir. Karena pembangunan yang bermakna perubahan ke arah yang lebih baik bersifat dinamis, seperti membaiknya pertumbuhan ekonomi Sulut di tengah pandemi Covid-19.

“Saya kira banyak hal yang bisa kita kerjakan untuk rakyat Sulut kalau kita betul-betul menginginkan Sulut lebih maju ke depan. Salah satu contoh pertumbuhan ekonomi di Sulut di tahun 2020 masih 4,2%, padahal sempat diprediksi 2020 minus 3% pertumbuhan ekonomi, tapi torang masih 4,2%,” ungkap Olly.

Menurut gubernur, penyebab stabilnya pertumbuhan ekonomi Sulut karena didukung sektor pertanian. “Pertumbuhan ekonomi karena apa. Itu yang selalu saya katakana, industri berbasis pertanian di Sulut masih berjalan dengan baik. Salah satu pabrik kopra, pabrik pengolahan minyak, industri perikanan bisa jalan dengan baik dan ditopang oleh hasil pertanian yang lain. Kalau ini kita genjot terus, saya kira pertumbuhan ekonomi kita akan lebih baik,” bebernya.

Lebih lanjut, Olly juga mengaku bersyukur meskipun sektor pariwisata terdampak Covid-19, namun pembangunan KEK Pariwisata Likupang masih berjalan lancar.

“Saya juga bersyukur investor pariwisata di Sulut sampai hari ini tidak mundur, walaupun belum ada turis datang, pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus yang ada di Likupang berjalan dengan baik. Ada dua hotel sampai saat ini berjalan terus dengan baik, saya kira harapan-harapan inilah yang perku kita dorong sehingga investasi di Provinsi Sulut bisa berjalan dengan baik,” tutupnya.

Paripurna ini turut dihadiri Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen dan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut. (hms/vil)