oleh

Hasil Survei LSI: Elektabilitas OD Sulit Dikejar Kompetitor

HASIL survey LSI Denny JA menempatkan elektabilitas Olly Dondokambey sebagai petahana di Pilgub Sulut 2020, sulit untuk dikejar sejumlah kandidat lainnya menjelang lima bulan Pilgub Sulut 9 Desember 2020 nanti.  

”Elektabilitas petahana akan bertahan jika sentiment positif terhadap kinerja terjaga.    Untuk suara kompetitor masih berpotensi naik jika ada kenaikkan popularitas        dan strategi politik yang tepat dalam menjangkau pemilih yang luas. Namun masih sulit untuk mengejar elektabilitas petahana,” ungkap Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ikrama Masloman pada menyampaikan hasil survei “5 Bulan Jelang Pilkada Sulut: Kekuatan Petahana dan Peluang Penantang” di Manado, Minggu (09/08/2020).

“Petahana (Olly Dondokambey) masih perkasa. Ini tergambar dari elektabilitas para calon gubernur, petahana (Olly Dondokambey) didukung sebesar 62 persen,” tambah Masloman. Sedangkan Christiany Eugenia Paruntu atau Tetty Paruntu yang berada di posisi kedua didukung 9,3 persen, Elly Engelbart Lasut (E2L) dukungan sebesar 6,7 persen, GS Vicky Lumentut (GSVL) 4,5 persen, Vonny A. Panammbunan (VAP) 3,3 persen dan Stefanus Vreeke Runtu (SVR) 0,3 persen. Dan mereka yang belum menentukan pilihan sebesar 13,9 persen.

Keperkasaan Olly Dondokambey (OD) secara terperinci disebutkan LSI, dimana selain elektabilitas di atas 60 persen. Juga jarak elektabilitas dengan kompetitor terdekat di atas 50 persen. Hebatnya lagi pemilih militant petahana OD       di atas 45 persen. “(Petahana) belum ada lawan yang tangguh,” ungkap peneliti LSI yang diperkuat dengan data bahwa competitor yang muncul semuanya di bawah 10 persen. Malah elektabilitas semua kompetitor jika digabung ‘hanya’ di bawah 30 persen. Atau setengah dari elektabilitas petahana Olly Dondokambey yang mencapai 62 persen. Survei LSI ini dilakukan April 2020 dengan jumlah 800 responden di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Utara dengan random sampling. (sbr/vil)