oleh

Habis Diselingkuhi, Wanita Asal Dumoga Ini Dianiaya Pria Beristri

WD alias Windra (26) menjalin hubungan dengan pria bernama AP alias Ari (28). Perhatian yang diberikan Ari membuat Windra pun jatuh cinta. Sayangnya Windra tidak melakukan pemeriksaan latar belakang kekasihnya itu yang sudah mempunyai istri.   

Suatu waktu Windra tahu juga bahwa arjunanya itu telah menjadikan dia hanya selingkuhan. Wanita warga Desa Doloduo Kecamatan Dumoga Barat itu pun kesal. Dia kemudian memutuskan mencari Ari untuk mengkonfirmasi langsung.

Dengan emosi dia mendatangi Ari, warga Desa Bakan yang adalah karyawan external JRBM, di lokasi tambang Desa Bakan Kecamatan Lolayan. Pertemuan keduanya sudah tidak lagi berbunga-bunga seperti sebelumnya. Windra justru dianiaya, yang terjadi pada Senin (25/05).

Saksi Novri yang merupakan sopir korban mengatakan, kejadian bermula saat korban diantarnya menuju lokasi tambang Desa Bakan untuk menemui pacarnya bernama Ari. Namun sesampainya di lokasi, korban dan pelaku terjadi adu mulut hingga Ari membanting HP milik korban Windra sampai rusak.

Tak hanya merusak HP, namun juga menganiaya dengan cara memukul dada korban serta menarik tangannya hingga terjatuh. Sialnya, saat terjatuh, kepala korban diduga membentur batu hingga pingsan dan tak sadarkan diri.

Korban baru sadar setelah dirinya dalam mobil saat perjalanan menuju desa Matali ke rumah saudaranya. Korban akhirnya melapor di Polsek Lolayan, untuk mengadukan penganiyaan terhadap dirinya.

Dari keterangan korban kepada petugas Kepolisian yang dilansir tribratanews polda sulut, dirinya menjalin kerjasama bisnis dengan pelaku yang merupakan pacarnya selama setahun terakhir. Namun belakangan ketahuan jika Ari pacarnya sudah mempunyai istri yang sah, hingga mereka terjadi adu mulut yang berujung penganiayaan.

“Kasus penganiayaan ini sudah dalam proses penyidikan Polsek Lolayan, penyidik sedang mengumpulkan alat bukti untuk proses hukum lebih lanjut” tegas Kapolres Kotamobagu AKBP Prasetya Sejati, SIK yang disampaikan oleh Kasubag Humas Iptu Rusman M Saleh. (trb/sbr)