oleh

Gelar RDP, Komisi IV Dengar Langsung Keluhan Keluarga Korban Terkait Pelayanan Kesehatan

KOMENTAREN.NET- Komisi IV DPRD Sulut bidang kesehatan dan Kesra akhirnya menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak Rumah Sakit Prof Kandou dan Rumah Sakit Walanda Maramis serta dinad Kesehatan Provinsi Sulut, Kamis (22/08/2021) diruang rapat serba guna.

RDP tersebut ikut dihadiri dua keluarga korban yakni Ibu Nana dan Keluarga pasien yang ibu dan anaknya meninggal.

“Sejak masuk ruang isolasi, mama saya seperti dibiarkan meski sudah mengeluh lapar dan kondisi ruangan yang panas juga meminta ganti baju karena sudah basah tidak ditanggapi petugas jaga. Karena tidak ada penanganan kami keluarga korvan menawarkan menjadi relawan agar dapat maduk membantu merawat mama tapi tetap tidak diperkenankan,”ujar Nana, salah satu keluarga pasien.

“Kami juga sempat diminta uang perawatan Jutaan rupiah,”sambungnya.

Keluarga korban lainnya juga mengungkap bahwa hasil antigen disampaikan bahwa reaktif. Kemudian pasien yang katanya terkonfirmasi Covid tapi tetap berada diruangan umum.

Pihak Rumah sakit juga ikut memberikan keterangan dan penjelasan berbagai tindakan yang dilakukan sesuai SOP untuk penanganan kesehatan.

Sementara, Wakil Ketua Komisi IV, Careig Naichel Runtu (CNR) meminta pihak rumah sakit dapat melakukan perbaikan pelayanan agar supaya pasien mendapatkan pelayanan yang optimal.

“Ini tidak hanya untuk rumah sakit prof Kandouw dan Walanda Maramis tetapi untuk seluruh rumah sakit yang ada di wilayah Sulawesi Utara sehingga tidak ada lagi kasus sebagaimana yang dikeluhkan keluarga pasien.” tegas CNR. 

Pada rapat yang juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Sulut Billy Lombok, ketua Komisi IV, Braien Waworuntu dan Anggota Melky Jakhin Pangemanan, Yusra Alhabsy serta Hilman Idrus yang hadir langsung, Komisi IV merekomemdasikan membentuk tim khusus investigasi guna mengungkap persoalan dengan tujuan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit dimasa pandemi covid-19. (mon)