oleh

Gelar RAT, KONI Sulut Bahas Persiapan Hadapi Pra PON

KOMENTAREN.NET, Manado – KONI Sulut membahas persiapan menghadapi Pra PON yang akan berlangsung mulai Juni hingga Desember 2019 pada kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Sulut 2019 di Golden Lake Convention Hall.

Meski harus menghadapi Pra PON dalam keadaan terbatas, namun KONI Sulut tetap berharap atlet-atlet maupun pengurus cabor tetap semangat dan berjuang untuk lolos ke PON 2020. “Memang kita menghadapi Pra PON dengan keadaan keterbatasan, namun hal tersebut jangan melemahkan perjuangan kita untuk berjuang meloloskan atlet-atlet ke PON,” kata Ketua Harian KONI Sulut Kolonel Inf Theo Kawatu SIP.

Kadispora Sulut Marsel Sendoh menjelaskan, dana yang disiapkan untuk menghadapi Pra PON ini sebesar Rp 4,2 Miliar. Dikatakan kebutuhan terbesar yaitu memberangkatkan atlet dan pelatih dimana jumlah yang dibutuhkan sebesar Rp 3,8 Miliar. “Tapi kami akan berusaha untuk mendapatkan tambahan dana pada saat pembahasan APBDP Oktober nanti yang diharapkan akan membantu persiapan menghadapi Pra PON,” katanya.

Berbagai keluhan disampaikan pengurus cabang olahraga pada RAT KONI Sulut tersebut. Sejumlah pengurus olahraga mengeluhkan fasilitas atau sarana dan prasarana yang dimiliki yang dinilai tak lagi memenuhi standar.

“Saya memahami keluhan-keluhan dari masing-masing cabor khususnya berkaitan dengan fasilitas yang dimiliki. Saya sendiri di PON 2012 yang lalu saat masih menjadi atlet gantole menggunakan fasiltas yang sudah berusia 20 tahun. Mudah-mudahan hal ini akan menjadi perhatian Dispora Sulut. Namun, yang terpenting kita memiliki semangat untuk berprestasi,”kata Sekum KONI Sulut Tonny Kullit. (kim)