oleh

Gelar PKM di Kelurahan Malendeng, Jurusan Teknik Elektro Polimdo Buat Saringan Air Bersih

KOMENTAREN.NET, Manado – Tim pelaksana Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dari Jurusan Teknik Elektro Program Studi D-III Teknik Listrik, Politeknik Negeri Manado (Polimdo) melakukan kegiatan Pelatihan Pembuatan Saringan Air Bersih di Kelurahan Malendeng, Lingkungan VIII, Kecamatan Pall 2, Kota Manado, belum lama ini.

Kegiatan diikuti sekitar puluhan peserta yang merupakan warga masyarakat setempat. Pelaksanaan pelatihan pembuatan saringan air bersih ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan saringan air bersih yang akan memberikan dampak positif pada peningkatan kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

“Air merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. Manusia, binatang, dan tumbuhan memerlukan air untuk kehidupannya. Air dapat pula digunakan sebagai pelarut, pembersih dan keperluan lain seperti rumah tangga, industri maupun usaha-usaha lainnya,” ungkap Ketua Tim PKM Deitje Pongoh ST MPd didampingi Sukandar Sawidin ST MT dan Ventje Aror SST MT sebagai anggota, Senin (26/08/2019).

Menurut Pongoh, dalam dunia kesehatan khususnya kesehatan lingkungan, perhatian air dikaitkan sebagai faktor perpindahan/penularan penyakit (agent). Air membawa penyebab penyakit dari kotoran (faeces) penderita, kemudian sampai ke tubuh orang lain melalui makanan, susu dan minuman.

“Air juga berperan untuk membawa penyebab penyakit non mikrobial seperti bahan-bahan toxic yang dikandungnya. Penyakit-penyakit infeksi yang biasanya ditularkan melalui air adalah typhus abdominalis, cholera, dysentri baciller dan lainnya. Keracunan logam juga dapat terjadi melalui media air,” katanya.

Dikatakannya, saat ini masalah penyediaan air bersih masih menjadi perhatian khusus baik bagi negara-negara maju maupun negara yang sedang berkembang. Indonesia sebagai halnya pula negara berkembang lainnya, tidak luput dari permasalahan penyediaan air bersih bagi masyarakatnya.

“Salah satu masalah pokok yang dihadapi adalah kurang tersedianya sumber air yang bersih, belum meratanya pelayanan penyediaan air bersih terutama pada daerah pedesaan maupun perkotaan,” ujarnya.

Disadari permasalahan kesehatan tersebut tidak dapat dipecahkan tanpa peran serta aktif dan komitmen dari semua pihak baik pemerintah, akademisi maupun masyarakat pada umumnya dalam mengatasinya. Oleh karena itu Politeknik Negeri Manado, tidak terlepas dari peran sertanya dalam pemecahan masalah kesehatan di tengah-tengah masyarakat sebagai wujud dari salah satu tri dharma perguruan tinggi yakni Pengabdian Kepada Masyarakat.

“Terima kasih kepada Direktur Polimdo Ir Ever Notje Slat MT dan Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Manado Dr Tineke Saroinsong SST MEng yang mendukung penuh kegiatan ini,” tutup Deitje Pongoh.(bil)