oleh

Gaghana Mengambil Sumpah Janji 157 ASN

KOMENTAREN.NET, TAHUNA – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Gaghana SE ME, Rabu (27/03) kemarin, mengambil sumpah 157 Aparat Sipil Negara dilingkup Pemkab Sangihe. Ke 157 ASN yang diambil sumpah terdiri dari pengangkatan CPNS Honor Daerah (Honda) Kategori 1 TMT 1 November 2013, Formasi Honda K2 TMT 1 Juli 2014, Formasi Umum TMT 1 Feburuari 2015, Formasi Umum 2015 dan 2009 serta beberapa lulusan IPDN.

Bupati dalam arahannya, meminta ASN lingkup Pemkab Sangihe harus memiiki kualitas diri dan inovatif dalam pengembangan kerja maupun realisasi kinerja. Bupati juga mengingatkan ASN yang baru diambil sumpah janji jangan berpuas diri setelah mengantoni Nomor Induk Pegawai (NIK) maupun ketika telah berstatus sebagai ASN. Soal kualitas selain mendapat menekanan dari Bupati, persaingan sehat juga turut disentil, apalagi saat ini Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dibenarkan untuk mendapat jabatan strutural yang dapat bersaing dengan jabatan yang dipegang ASN. ”Jadi bagi ASN jangan bermimpi jabatan itu datang dengan sendirinya, sebab kualia diri anda akan diperhitungkan disini, apalagi ASN kedepan sudah harus bersaing dengan P3K yang sama-sama berpeluang memegang jabatan yang saat ini dipegang ASN,” ungkap Bupati.

Yang menarik, dikesempatan itu Bupati juga kembali menyentil soal moral ASN serta prilaku ketika seseorang berubah status dari masyarakat biasa menjadi ASN. Bupati mint ASN jangan bersikap angkuh dan sombong, apalagi melupakan moral dengan melakukan hubungan gelap (Hugel) dilingkup kerja masing-masing. ”Sayang ingatkan jangan coba-coba ada ASN atau pejabat yang terlibat hugel, karena saat itu juga saya langsung berikan non job. Dimasa pemerintahan saya juga saya tidaka akan memberikan rekomendasi ketika ada ASN yang hendak bercerai,” tegas Bupati.

Diakhir sambutannya, orang nomor satu di Sangihe itu meminta seluruh jajaran Pemkab  Sangihe pro aktif menyukeskan Pemilu serentak 2017. Bupati juga berharap ASN menjadi yang terdepan dalam menekan golongan putih (Golput) serta dapat memberi pemahaman dalam lingkup keluarga agar tidak sembarang memilih caleg, apalagi ketika harus diiming-iming dengan uang. ”Jangan kita terjebak dengan politik yang, tapi ASN harus mampu berpikir untuk memilih orang-orang yang berjiwa demokrasi dan mampu memimpin,” ujar Bupati. Sebelumnya dalam laporan, Kepala Badan Kepegawian Daerah dan Diklat Sangihe, Steven Lawendatu menjelaskan, pengambilan sumpah jabatan baru dapat dilakukan, karena sebelumnya 157 ASN bersangkutan belum sempat dilakukan. ”Pengambilan sumpah ini harus dilakukan meski terlambat, karena sudah menjadi tuntutan undang-undang,” jelas Lawendatu.(ver)