oleh

Dr Jerry Sambuaga: Saya Harus Kawal Kepentingan Sulut

WAKIL Menteri Perdagangan RI, Dr Jerry Sambuaga mengatakan, masuknya dia di kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024, merupakan representasi dari masyarakat Sulawesi Utara (Sulut). Oleh sebab itu, dia berkomitmen untuk mengawal kepentingan masyarakat Sulut. Hal ini dikatakan Sambuaga ketika memberikan sambutan di acara Ibadah Natal P/KB GMIM Wilayah Manado Winangun yang digelar di gedung gereja Jemaat GMIM Yesus Memberkati Citraland, Jumat (13/12/2019).       

“Saya kebetulan dilantik 25 Oktober lalu. Dan satu Minggu setelah dilantik, pada 1 November 2019, kota pertama yang saya kunjungi adalah Manado. Mengapa demikian? Karena saya sadar, saya merupakan bagian dari masyarakat Sulut. Saya representasi dari Sulut di kabinet,” katanya.

Hal itu juga disampaikan langsung Presiden Jokowi pada saat dirinya dilantik sebagai anggota kabinet. “Pada saat pelantikan, hal utama yang disampaikan Pak Presiden Jokowi, Jerry Sambuaga itu mewakili Sulut,” kata Sambuaga mengutip pernyataan Jokowi.

Sambuaga menekankan, dari pesan yang ingin disampaikan di sini, menunjukkan bahwa pemerintah pusat sangat memperhatikan, mendengar, dan menampung aspirasi seluruh pemangku kepentingan masyarakat, terlebih Sulut.

“Sebuah kehormatan bagi saya selaku putera daerah mewakili di kabinet. Utk itu saya mohon dukungan dan doa dari masyarakat (Sulut).”

Dan sebagai perwakilan Sulut, Sambuaga menegaskan, bahwa Bumi Nyiur Melambai sangat spesial baginya. “(Sulut) tak akan pernah dilupakan, karena saya mewakili Sulut. Tentu saya harus mengawal kepentingan masyarakat Sulawesi Utara,” kata Sambuaga yang disambut aplaus.

Pada bagian lain, wamen milenial (umur 34 tahun) ini menyentil soal renungan dalam ibadah natal yang dibawakan Pdt Melki Tamaka, bahwa segala sesuatu dala kehidupan manusia telah dirancang Tuhan dan selalu indah pada waktunya.

Seperti diketahui, Pdt Tamaka sempat menyentil karir politik Jerry Sambuaga yang gagal menjadi anggota DPR RI, namun ternyata Tuhan menyediakan posisi baginya di kabinet presiden.

“Saya memaknai bahwa renungan yang disampaikan pendeta tadi betul-betul mengena. Itu juga menjadi pegangan saya. Rencana Tuhan indah pada waktunya dan berdamai dengan diri sendiri. Kita boleh berusaha, namun pada akhirnya Tuhan yang menententukan. Hal-hal ini harus kita pegang terutama dalam menyambut Natal. Kita harus selalu berserah pada Tuhan,” katanya. “Semangat ini harus kita wujudkan dalam menyambut momen natal,” sambungnya.

Pada bagian lain, Wamen Sambuaga mengaku sangat senang dan bersyukur mendapat undangan pada acara Pohon Terang di Jemaat GMIM Yesus Memberkati Citraland, karena selain ikut bersama dalam perayaan menyambut Natal, juga bisa bertemu dengan bagian dari masyarakat Sulawesi Utara.

Selain itu, Sambuaga juga menyentil hubungan emosionalnya dengan Ketua Komisi P/KB GMIM Yesus Memberkati dan Wilayah Manado-Winangun, Pnt Careig Naichel Runtu (CNR). “Saya diundang Ketua Pak CNR dan saya harus datang. Terima kasih atas undangan ini,” kata Sambuaga yang mengatakan, ini merupakan perayaan ibadah pertamanya di Sulut setelah menjabat wamen.

Dalam ibadah tersebut, Wamen Sambuaga turut menyerahkan bingkisan natal kepada sejumlah pria kaum bapa yang datang dari enam jemaat di wilayah GMIM Manado-Winangun.  (rik/*)