oleh

Dosen Polimdo: Kembalikan Konsep Pendidikan Vokasi

KOMENTAREN.NET, Manado – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) merupakan lembaga pendidikan tinggi bidang vokasi yang lebih mengedepankan praktik daripada teori. Pembelajaran di Polimdo menerapkan pola praktik sesuai dengan tuntutan industri (60%-70%) dan teori (30%-40%) agar lulusan mampu mengisi kebutuhan industri baik dalam negeri maupun luar negeri.

“Pendidikan vokasi yang baik diharapkan dapat menyiapkan tenaga kerja yang terampil dan siap memasuki dunia kerja. Untuk itu, kembalikan jati diri Polimdo yang memiliki konsep pendidikan vokasi,” terang beberapa dosen yang meminta nama meraka tidak diberitakan, Rabu (01/04/2020).

Mereka juga meminta kepada calon direktur yang bertarung di pemilihan direktur Polimdo periode 2020-2024 untuk mempertahankan konsep pendidikan vokasi. “Ada baik yang memimpin Polimdo nanti berasal dari lulusan Politeknik. Karena mereka lebih mengerti tentang pendidikan vokasi. Selain itu, mereka juga memiliki banyak pengalaman baik dalam mendorong link and match antara pendidikan dengan dunia usaha dan dunia industri,” ujar mereka.

Sebelumnya, berdasarkan berita acara rapat Senat tanggal 20 Februari 2020 tentang hasil penjaringan bakal calon direktur Politeknik Negeri Manado (Polimdo) Periode 2020-2024, ditetapkan tujuh nama bakal calon direktur Polimdo seperti Jedithja Papia, IEver Notje Slat, Debby Willar, Mareyke Alelo, Willem Gilbert Pomantow, Olga Melo serta Daisy Iriany Erny Sundah.(bil)