oleh

Disuntik Vaksin Covid-19, Ini yang Dirasakan Dirut RSUP Kandou

KOMENTAREN.NET – Sedikitnya 199 petugas medis dan staf di RSUP Prof RD Kandou telah disuntik vaksin, Senin (18/01/2021) lalu. Salah satu yang menerima vaksin Covid-19 CoronaVac dari Sinovac Biotech Ltd itu adalah Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou, Dr dr Jimmy Panelewen, Sp.B-KBD.

Dua hari sejak menerima vaksin, atau tepatnya Rabu (20/01) siang, Palenewen saat diwawancarai khusus komentaren.net di ruangan kerjanya, mengakui dia tidak merasakan gejala khusus yang mengganggu pasca vaksinasi.

Hanya saja dia mengatakan, setelah vaksin tersebut ada sedikit pengaruh saat dirinya berolahraga. “Saat itu saya seperti biasa bermain tenis meja,” katanya. Olahraga tersebut sering dimainkannya dengan durasi panjang.

“Biasa saya main beberapa set. Tapi saat itu ketika bermain, durasi rutin yang biasanya saya lakukan tidak tercapai, saya cepat lelah (kecapaian). Saya pun sadar baru divaksin, sehingga langsung berhenti, mandi dan langsung istirahat (tidur),” katanya.

Selain kelelahan saat berolahraga itu, lanjut Panelewen, tidak ada gejala lain yang dirasakannya pasca divaksinasi selang dua hari ini. Sementara kalangan tenaga medis lainnya, ada yang tidak merasakan gejala khusus, namun ada juga yang bergejala hanya saja tidak berdampak signifikan. Untuk RS Kandou sendiri, sesuai permintaan ada 2000-an petugas medis RS yang perlu divaksin.   

Sebagaimana kebijakan pemerintah, kalangan tenaga medis dan tenaga kesehatan merupakan komunitas yang diprioritaskan untuk divaksin. Namun sejauh ini, jatah vaksin yang diterima untuk Sulut baru sebatas 23,670 dosis sebagaimana penjelasan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey.   

Seperti diketahui, vaksin Covid-19 CoronaVac dari Sinovac Biotech Ltd bekerjasama dengan Bio Farma ini terlebih dahulu telah melalui efikasi uji klinik fase 3 di Bandung sebesar 65,3 persen. (rik)