oleh

Dirut Panelewen Minta Mahasiwa Poltekkes Manado dan Keperawatan Stikmah Tobelo Jaga Nama Institusi

Komentaren.net-.Rumah Sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat.

Dimana keadaan klinis pasien yang membutuhkan tindakan medis segera guna penyelamatan nyawa dan pencegahan kecacatan lebih lanjut merupakan fungsi dari gawat darurat, dan kondisi ini bisa terjadi kapan saja, siapa saja dan dimana saja.

Dan kondisi ini menuntut kesiapan seluruh petugas rumah sakit baik medis maupun non medis untuk mengantisipasi kejadian itu.

Oleh sebab itu kemampuan ketrampilan dalam melakukan pertolongan pertama kepada korban sangat menentukan keselamatan jiwa. Karena jika kita terambat melakukan pertolongan akan membuat kondisi fatal.

Seperti Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah pertolongan pertama yang dilakukan pada pasien/korban henti jantung atau henti nafas.

Terkait dengan hal tersebut maka setiap Mahasiswa yang akan melakukan praktek lapangan harus dibekali dengan beberapa pelatihan termasuk BHD.

Di Aula Lantai 2 RSUP Kandou Manado, Senin 18 April 2022 dilaksanakan Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar,Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien, Kesehatan dan Keselamatan Rumah Sakit serta Covid-19 bagi Mahasiswa peserta program pendidikan dan teknologi Laboratorium Poltekkes Manado dan Keperawatan Stikmah Tobelo Provinsi Maluku Utara.

Direktur Utama RSUP Kandou Manado, Dr.dr. Jimmy Panelewen, Sp.B-KBD didampingi Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr.dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes,  Direktur Poltekkes Manado Dra.Natalia Barung, M.Kes, Apt Koordinator Diklat dr. Hanry Takasenseran dan pejabat terkait lainnya.

Dirut Panelewen saat membuka pelatihan mengatakan bahwa disaat para mahasiswa ini berada diRSUP Kandou, disitu ada tanggung jawab.

“Tidak hanya menjadi nama institusi pendidikan dari para mahasiswa tetapi juga nama baik RSUP Kandou. Maka kalian akan direkam selama melakukan proses pendidikan di RSUP Kandou dan tentunya ada penilaian – penilaian seperti prilaku, attitude dan juga skill, dan hal itu mahasiswalah yang menjadi titik tangkap atau didalam penilaian tersebut,” ujarnya.

Menurutnya dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat, maka komponen ini adalah komponen yang sangat penting, karena ini akan memperlihatkan kemampuan seseorang dalam menjalani hubungan antar sesama manusia atau human relationship.

“Termasuk komunikasi kepada pasien dan keluarganya, termasuk juga komunikasi dengan sesama rekan kerja,” tambahnya.

Dirut berharap agar para mahasiswa dapat memanfaatkan dengan baik peluang untuk melakukan praktik dan dapat menunjukkan kualitas sebagai perawat yang mumpuni dan handal serta dapat menangkap hal-hal yang baik selama mengikuti pendidikan.

“Jika ada yang kurang baik dijadikan pelajaran. Dan yang baik diadopsi, bahkan diadaptasi. Diharapkan juga mampu melakukan service excellent,” tuturnya.

Sementara itu Direktur Poltekkes Manado menyampaikan apresiasi kepada pihak RSUP Kandou yang sudah menerima dengan baik mahasiswa yang akan melakukan praktek selama 1 bulan.

“Diharapkan agar tercapainya kompetensi dari para mahasiswa, maka semua sudah harus siap dilapangan dan dapat menyesuaikan dengan kondisi dilapangan dan aktif dalam mengikuti praktik lapangan dan bisa memberikan kontribusi bagi rumah sakit,” singkatnya.

Usai acara dibuka dilanjutkan dengan materi praktik yang diberikan oleh narasumber yang sangat berkompeten.
(***/stvn)