oleh

IPM Sulut Terus Melesat di Tangan ODSK

SALAH satu keberhasilan kepemimpinan di Sulawesi Utara (Sulut) adalah naiknya Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM Sulut sendiri terus meningkat di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (ODSK).

Pada tahun 2019, IPM Sulut mencapai 72,99 dengan kategori tinggi. Angka ini meningkat sebesar 0,79 poin atau tumbuh sekitar 1,09 persen dibandingkan tahun 2018.

Hal ini membuktikan ‘tangan dingin’ ODSK mampu memberi peningkatan signifikan terhadap IPM di Bumi Nyiur Melambai ini. Dan itu terus meningkat selama periode 2010 hingga 2019.

IPM Sulut terus meningkat dari 67,83 pada tahun 2010 menjadi 72,99 pada tahun 2019, sekaligus menempatkan IPM Sulut pada posisi ketujuh di Indonesia (nasional) atau IPM tertinggi se Sulawesi.

Selama periode tersebut, IPM Sulut rata-rata tumbuh sebesar 0,82 persen per tahun, dan meningkat dari level “sedang” menjadi “tinggi” mulai tahun 2015.

Pada tahun 2019 IPM Sulut meningkat sebesar 0,79 poin atau tumbuh sebesar 1,09 persen dibandingkan IPM pada 2018 dan merupakan pertumbuhan tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir.

IPM merupakan indikator yang digunakan untuk melihat perkembangan pembangunan manusia di suatu wilayah dalam jangka panjang. Untuk melihat kemajuan pembangunan manusia, terdapat dua aspek yang perlu diperhatikan yaitu kecepatan dan status pencapaian IPM.

Pembangunan manusia didefinisikan sebagai proses perluasan pilihan bagi penduduk (enlarging people choice). IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk) di suatu wilayah.

IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya. (sbr/vil)