oleh

Diduga Depresi, IRT Tumpaan Nekat Gantung Diri

KOMENTAREN.NET, Tumpaan – ibu berinisial OL (51), warga Desa Matani, Kecamatan Tumpaan, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Rabu (17/07).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, aksi nekat ini dilakukan korban diduga karena depresi atas penyakit gangguan jiwa yang dideritanya.

Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya, Alvin (13), dalam kondisi tergantung terikat dengan tali di balok bagian dapur.

“Saat itu saya yang sedang main game dalam kamar. Saat hendak keluar menuju dapur terlihat ibu saya sudah dalam keadaan tergantung,” ucap Alvin.

Merasa terkejut, Alvin pun langsung berteriak meminta tolong kepada kakak sepupunya serta para tetangga warga sekitar rumahnya.

Tak lama kemudian anggota Polsek Tumpaan yang menerima informasi ini, langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan proses identifikasi.

“Dari keterangan sanak saudaranya, diketahui bahwa korban yakni Ibu OL atau Olvie, selama ini menderita penyakit gangguan jiwa dan sempat dirawat di RS Ratumbuisang Manado.
Hingga akhir hidupnya, tercatat korban masih dalam status rawat jalan,” jelas Kapolsek Tumpaan Iptu Duwi Galih SIK.

Dan dari hasil pemeriksaan pihak medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. “Pihak keluarga telah menerima kejadian ini serta menolak untuk dilakukan otopsi,” tukasnya.(vil)